Polisi Buru Dalang Penyerangan ke SMAN 10 Bandung

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Polisi masih terus menyelidiki kasus penyerangan yang terjadi di SMAN 10 Bandung. Sejauh ini lima orang yang berasal dari SMKN 2 Bandung masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Bandung, Jawa Barat.

Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema mengatakan pihaknya belum memutuskan status dari lima orang itu. Irman memastikan polisi akan melakukan pengembangan untuk mengungkap dalang penyerangan ke SMAN 10 Bandung.

"Dari lima pelajar ini kami masih akan mengembangkan terkait dengan siapa otak provokator terjadinya pengrusakan," kata Irman di Polrestabes Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/11).

kumparan post embed

Selain itu, Irman menambahkan, polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah untuk melakukan upaya preentif dan preventif sembari menghormati proses hukum yang masih berlangsung.

Irman berharap pihak sekolah dapat menghadirkan murid yang memang mengetahui peristiwa itu secara pasti. Agar proses hukum dapat segera tuntas.

"Namun, dari satu sisi kami akan berkordinasi dengan disdik, kepala sekolah untuk melakukan langkah preentif dan preventif dengan menghormati proses hukum yang berjalan," tutur Irman.

SMAN 10 Bandung yang menjadi lokasi aksi penyerangan oleh sekelompok massa tak dikenal. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

SMAN 10 Bandung diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal dengan menunggangi kendaraan roda dua pada Minggu (27/10) malam. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan polisi segera melakukan proses penyelidikan dengan memintai keterangan dari saksi dan melakukan olah TKP.

Sebelum penyerangan terjadi, sempat terjadi perselisihan antara murid SMAN 10 dan SMKN 2 Bandung. Kejadian itu dipicu akibat salah paham usai pertandingan sepak bola persahabatan.