Rekonstruksi Penembakan di RM Cafe: 51 Adegan, Bripka Cornelius 6 Kali Menembak

30 Maret 2021 10:36 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana RM Cafe Cengkareng usai penembakan, Kamis (25/2). Foto: Fatoni
zoom-in-whitePerbesar
Suasana RM Cafe Cengkareng usai penembakan, Kamis (25/2). Foto: Fatoni
ADVERTISEMENT
Penyidik Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi lasus penembakan yang dilakukan anggota polisi Bripka Cornelius Siahaan di RM Cafe, Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam kasus itu satu anggota TNI dan dua karyawan kafe tewas dengan luka tembak.
ADVERTISEMENT
Rekonstruksi digelar pada Senin (29/3) siang. Rekonstruksi menghadirkan langsung tersangka yang mengenakan baju tahanan.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade mengatakan tidak ditemukan fakta baru dalam rekonstruksi tersebut.
"Pelaksanaannya kemarin. Tidak ada fakta baru yang ditemukan. Biasa aja," kata Tubagus saat dikonfirmasi, Selasa (30/3).
Dari daftar yang diterima kumparan, rekonstruksi memperagakan 51 adegan. Di daftar itu Cornelius diketahui menembakkan senjata revolvernya sebanyak 6 kali.
Penembakan itu bermula saat ia ditagih bayaran Rp 3.335.000. Cornelius yang dalam kondisi mabuk dan tertidur di sofa memaki saat ditagih.
Ia kemudian mendatangi meja kasir untuk menanyakan kembali tagihannya. Cornelius sempat berdebat dengan Sinurat yang menjadi korban dalam kasus itu.
Tidak lama setelah perdebatan, Cornelius mengeluarkan revolvernya. Dua kali tembakan mengarah ke Sinurat.
ADVERTISEMENT
Tembakan ketiga diarahkan Cornelius ke meja kasir dan mengenai korban Hutapea. Kemudian Cornelius menembak korban lainnya yaitu Doran MC Manik.
Belum selesai sampai di situ, Cornelius kembali menembak dua kali ke arah meja kasir dan mengenai korban Feri Saut Simanjuntak.
Cornelius kemudian keluar dari kafe tersebut dan mengisi ulang senjatanya. Pistol itu lalu ia letakkan di kolong mobilnya.
Usai kejadian itu seorang saksi menelepon polisi untuk melaporkan peristiwa tersebut. Cornelius pun ditangkap.
Korban Sinurat yang merupakan anggota TNI tewas dalam penembakan yang terjadi pada Kamis (25/2) sekitar pukul 04.00 WIB itu. Selain itu karyawan kafe yaitu Feri dan Manik juga tewas di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya terluka.
Kapolda Metro Kaya Irjen Fadil Imran dengan tegas mengatakan akan menindak Cornelius secara etik maupun pidana.
ADVERTISEMENT