Sederhana hingga Akhir: Jenazah Paus Dibawa Tanpa Pengawalan Berlebihan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil yang membawa peti jenazah Paus Fransiskus melintas saat memindahkan di Roma, Italia, Sabtu (26/4/2025). Foto: Kevin Coombs/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Mobil yang membawa peti jenazah Paus Fransiskus melintas saat memindahkan di Roma, Italia, Sabtu (26/4/2025). Foto: Kevin Coombs/Reuters

Misa Requiem Paus Fransiskus telah berakhir. Kini, jenazah pria bernama Jose Maria Bergoglio itu dibawa ke Basilika Santa Maria Maggiore, sebagai tempat peristirahatan terakhir.

Kesan sederhana masih ditunjukkan bahkan saat Paus akan dimakamkan. Tak ada pengawalan ketat dalam perjalanan peti Paus Fransiskus dari Basilika Santo Petrus ke Basilika Santa Maria Maggiore.

Mobil yang membawa peti jenazah Paus Fransiskus melintas saat memindahkan di Vatikan, Sabtu (26/4/2025). Foto: Claudia Greco/Reuters

Dari beberapa tayangan live yang dipantau kumparan, peti Paus dibawa dengan mobil kepausan warna putih berpelat SCV-1 dengan bak terbuka, dengan pengawalan beberapa motor polisi, beberapa mobil saja.

Mobil yang membawa peti jenazah Paus Fransiskus melintas saat memindahkan di Roma, Italia, Sabtu (26/4/2025). Foto: MATTEO CIAMBELLI/REUTERS

Sepanjang perjalanan, masyarakat berbaris dan mengekspresikan salam perpisahan mereka. Banyak yang melambaikan tangan, sebagai gestur perpisahan bagi Paus yang menjabat sejak 2013 ini.