Sempat Tak Dapat Izin, Inggris Sukses Evakuasi Warganya dari Wuhan

Inggris berhasil melobi China untuk mengevakuasi 83 warganya di Wuhan, China, imbas penyebaran virus corona. Proses evakuasi seharusnya berlangsung Kamis (30/1), namun tertunda lantaran tak mendapat izin Otoritas China. Kabar ini dikonfirmasi oleh Kantor Kedubes Inggris di China.

Dilansir Reuters dan Guardian, Jumat (31/1), pesawat berpenumpang 110 orang, termasuk 83 WN Inggris di dalamnya, telah meninggalkan Wuhan pukul 02.00 waktu setempat.
Ini sesuai dengan janji pemerintah Inggris yang segera mengatasi penundaan tersebut. Jadwal terbang hanya diundur sehari dari rencana awal.
"Kami melakukan segala hal yang kami bisa untuk membuat orang-orang Inggris di Wuhan kembali dengan selamat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris dilansir Independent.
Total tiga negara berhasil mengevakuasi warganya. Yakni Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris. Jepang mengevakuasi 400 warga dalam dua kali penerbangan, sementara AS membawa 204 penumpang dan penerbangan kedua menyusul.
Indonesia saat ini telah menyiapkan proses evakuasi. Presiden Jokowi memerintahkan pengangkutan 243 WNI di Provinsi Hubei, termasuk Wuhan di dalamnya.
Sejumlah hal masih dibicarakan, yakni logistik, penggunaan pesawat Lion Air atau dari TNI AU, serta lokasi karantina bagi para WNI sebelum berkumpul ke masyarakat.
Hingga kini, virus corona telah menewaskan 213 orang. Lebih dari 8.000 orang terjangkit virus yang diduga berasal dari kelelawar atau ular itu.
