Sepekan Perpanjangan PSBB Transisi, Tren Kasus Corona Jakarta Cenderung Turun

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria berwajah pelindung berjalan melewati mural yang mempromosikan kesadaran akan virus corona di Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria berwajah pelindung berjalan melewati mural yang mempromosikan kesadaran akan virus corona di Jakarta. Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB transisi hingga 8 November mendatang. Selama sepekan perpanjangan PSBB transisi, tren kasus penambahan kasus harian corona Jakarta cenderung menurun.

Seiring dengan penurunan tren penambahan kasus corona harian, kasus sembuh juga sempat mencatat puncaknya dengan 2 ribu kasus lebih. Namun, testing di Jakarta sempat menurun.

Catat Dua Kali Kasus Terendah Sejak September

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat menyerahkan beasiswa kepada anak tenaga medis corona yang meninggal dunia dalam penanganan COVID-19. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Dalam sepekan, Jakarta mencatat kasus terendah sebanyak dua kali. Pada 30 Oktober tercatat penambahan kasus harian corona ada 612 kasus dan pada 1 November 608 kasus.

Angka itu turun jauh dari tren penambahan kasus harian Jakarta yang sejak September konsisten di kisaran angka 900 hingga 1.000 kasus lebih.

embed from external kumparan

Testing Harian Sempat Turun ke Angka 6 Ribu

Namun selama sepekan perpanjangan transisi, testing di Jakarta juga sempat turun ke angka 6.089 spesimen tes PCR pada 29 Oktober. Padahal testing di Jakarta belakangan sudah ada di rata-rata 10 ribu hingga 8 ribu tes.

Penurunan tren testing mulai terjadi di 29 Oktober dengan 6.089 spesimen, berlanjut pada 30 Oktober dengan 7.484 spesimen dan pada 31 Oktober dengan 7.812 spesimen.

Rekor Kasus Sembuh Tertinggi dan Terendah

Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto

Tak hanya itu, dalam sepekan ini kasus kesembuhan pasien corona di Jakarta juga sempat pecah rekor dengan kesembuhan 2.122 orang pada 31 Oktober.

Namun di pekan ini juga tercatat penambahan pasien sembuh terendah pada 1 November dengan 385 orang yang sembuh. Tren kesembuhan pasien corona di Jakarta sendiri selama ini ada di kisaran 1.000 pasien lebih.

Positivity Rate Mingguan Mulai Turun

Positivity rate corona di Jakarta 2 pekan terakhir. Foto: Dok. Pemprov DKI

Dengan penurunan tren kasus positif, positivity rate mingguan Jakarta juga mulai menurun. Positivity rate mingguan Jakarta di masa PSBB ketat sempat ada di kisaran angka 11 persen hingga 14 persen.

Namun dalam sepekan ini positivity rate mingguan Jakarta mulai turun di bawah angka 10 persen. Dalam sepekan positivity rate mingguan Jakarta ada di posisi 9,2 persen hingga 9,6 persen.

Data Lengkap Tren Kasus Corona Selama Sepekan

26 Oktober

- Kasus harian: 960 kasus

- Sembuh: 1.162 orang

- Meninggal: 21 orang

- Tes PCR: 10.246 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,6%

27 Oktober

- Kasus harian: 781 kasus

- Sembuh: 10 orang

- Meninggal: 1.083 orang

- Tes PCR: 9.559 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,2%

28 Oktober

- Kasus harian: 844 kasus

- Sembuh: 1.097 orang

- Meninggal: 16 orang

- Tes PCR: 8.490 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,3%

29 Oktober

- Kasus harian: 731 kasus

- Sembuh: 1.078 orang

- Meninggal: 14 orang

- Tes PCR: 6.089 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,5%

30 Oktober

- Kasus harian: 612 kasus

- Sembuh: 1.077 orang

- Meninggal: 14 orang

- Tes PCR: 7.484 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,5%

31 Oktober

- Kasus harian: 750 kasus

- Sembuh: 2.122 orang

- Meninggal: 16 orang

- Tes PCR: 7.812 spesimen

- Positivity rate mingguan: 9,2%

1 November

- Kasus harian: 608 kasus

- Sembuh: 385 orang

- Meninggal: 18 orang

- Tes PCR: (belum ada data)

- Positivity rate mingguan: 9,6%

embed from external kumparan