Tambahan Rombongan Tim Kejagung Tiba di Kantor BGN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyidik tambahan saat memasuki Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penyidik tambahan saat memasuki Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Rombongan petugas Kejaksaan Agung kembali tiba di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6).

Berdasarkan pantauan, rombongan tiba pukul 15.26 WIB. Terdapat 9 penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) datang ke Kantor BGN.

Di belakang mereka, terlihat ada dua personel TNI yang mengawal. Para penyidik tak memberikan keterangan apa pun saat dihampiri awak media, langsung berjalan memasuki area lobi.

Lalu pada pukul 15.47 WIB, satu penyidik nampak menyusul memasuki Kantor BGN. Ia didampingi oleh tiga pegawai BGN.

Kantor BGN memang sedang digeledah penyidik Kejagung. Penyidik dikabarkan sudah ada di lokasi sejak Rabu pagi.

Berdasarkan keterangan pegawai di lokasi, disebutkan penggeledahan dilakukan di tiga lantai kantor. Di antaranya lantai 2, 3, dan 8.

Adapun lantai 2 merupakan area pimpinan BGN. Salah satu pegawai menyebutkan area ini telah diberikan garis oleh petugas.

Kemudian lantai 3 terbagi menjadi dua, yaitu 3A merupakan area wakil kepala BGN dan 3B merupakan area inspektorat. Terakhir, lantai 8 merupakan area Biro Umum dan Keuangan BGN.

“Semua udah bisa masuk (pegawai), kecuali lantai 2,” tutur pegawai tersebut.

Belum ada keterangan lebih lanjut dari Kejaksaan Agung mengenai penggeledahan tersebut. Pihak BGN pun belum berkomentar.

Penggeledahan ini terjadi hanya berselang beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana.

Posisi Dadan kini digantikan oleh Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BGN terkait penggeledahan tersebut. kumparan sudah mencoba menghubungi Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang, untuk meminta tanggapan, namun belum mendapatkan respons.