TKI di Singapura Terluka Didorong Majikan dari Eskalator MRT

Seorang wanita tenaga kerja Indonesia terluka setelah didorong dari eskalator oleh majikannya sendiri. Menurut media Singapura, majikannya itu menderita demensia.
Diberitakan AsiaOne yang mengutip koran sore berbahasa Mandarin di Singapura, Lianhe Wanbao, Selasa (11/12), peristiwa ini terjadi pada Jumat pekan lalu di stasiun MRT Clementi, barat daya Singapura.
Menurut laporan media Singapura, majikan bernama Chen Yangda, 67, menolak naik lift dan memaksa naik eskalator bersama korban yang bernama Diah, 41. Ketika di eskalator keduanya terlibak cekcok.
Cheng langsung mendorong Diah dari eskalator. Wanita itu terjatuh dan kepalanya terbentur pegangan eskalator sebelum akhirnya terjerembab di lantai. Dalam foto-foto yang tersebar di Facebook, terlihat Diah tidak sadarkan diri.
Juru bicara Angkatan Pertahanan Sipil Singapura mengatakan mereka dipanggil ke tempat itu untuk memberi bantuan medis. Diah lalu dibawa ke National University Hospital. Polisi tengah menyelidikan peristiwa ini dan majikan telah diinterogasi.
Menurut media Singapura lainnya Shin Min Daily News, Diah baru bekerja dengan Cheng sekitar sebulan lalu. Diah sebelumnya telah meminta agen penyalurnya untuk mencari majikan baru dan proses ini memakan waktu hingga tiga minggu.
Staf Kedutaan Besar RI di Singapura Bidang Media Sosial dan Budaya Melati Sosrowidjojo mengatakan korban bernama lengkap Diah Elisa asal Kediri, Jawa Timur. Diah dilaporkan mengalami memar, namun secara keseluruhan kondisinya baik dan diberi obat untuk rawat jalan.
Korban, kata Melati, tidak akan menuntut secara hukum. "Laporan ke polisi dan MOM (Kementerian Ketenagakerjaan Singapura) sudah disampaikan. Namun atas permintaan sendiri, yang bersangkutan tidak akan menuntut secara hukum," kata Melati kepada kumparan.
"Atas permintaan sendiri, yang bersangkutan meminta untuk tinggal di agen sambil menunggu proses ganti majikan," lanjut Melati.
Kasus kali ini menambah panjang daftar kasus yang menimpa TKW di Singapura. April lalu, seorang TKW tewas karena terjatuh dari lantai delapan apartemen majikannya. Pada September, TKW Indonesia dijual di situs Carousell Singapura memicu kemarahan Indonesia. November, seorang staf KBRI Singapura dituduh terlibat suap pengadaan asuransi untuk para TKI, dua warga Singapura diadili.
