Wagub DKI Sesalkan Konvoi Jakmania: Senang Boleh, Prokes Jangan Kendur

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Unggahan di Twitter @bagaspratamaj, Jak Mania merayakan kemenangan Persija di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: Twitter @bagaspratamaj
zoom-in-whitePerbesar
Unggahan di Twitter @bagaspratamaj, Jak Mania merayakan kemenangan Persija di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Foto: Twitter @bagaspratamaj

Jakmania, suporter klub sepak bola Persija Jakarta, melakukan konvoi di Bundaran HI pada Minggu (25/4) usai tim dukungannya memenangi Piala Menpora.

Konvoi yang memicu kerumunan ini sangat disayangkan oleh banyak pihak, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. Pasalnya, kegiatan tersebut dilakukan di tengah pandemi virus corona yang hingga kini masih belum mereda.

Riza menyatakan rasa kecewanya terhadap aksi para Jakmania, meskipun ia bisa memahami rasa gembira mereka.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau TPU Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (27/1). Foto: Dok. Istimewa

“Tentu kami memahami, mengerti, kesenangan, kebanggaan dari pada teman-teman, adik-adik, dan warga yang ingin mengungkapkan rasa syukur, kesenangan, dan kebanggaannya bahwa Persija bisa juara,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/4).

“Namun demikian, kami menyayangkan kegiatan itu dalam satu kesatuan warga bersamaan, dalam jumlah yang besar terjadi kerumunan, bahkan tidak sedikit yang tidak menggunakan masker. Tentu kami sangat prihatin dan menyesalkan,” lanjut Riza.

Ia kemudian menegaskan bahwa tentu boleh dilingkupi perasaan senang dan gembira akan satu hal, namun, tidak boleh sampai luput dengan protokol kesehatan. Hal ini tentu demi mengendalikan laju penyebaran COVID-19 di Jakarta.

embed from external kumparan

“Tapi kami minta tetap seluruh warga Jakarta, siapa pun, apa pun, tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, sekalipun dalam suasana senang, bahagia atas kemenangan kita,” kata dia.

Riza juga berharap, konvoi seperti yang terjadi semalam tidak akan terulang lagi ke depannya, kendati tengah merayakan sebuah kemenangan.