Berita Populer: Dukungan Industri Otomotif dari Pemerintah; Servis Bengkel Resmi

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seremoni produksi perdana dan ekspor Toyota Yaris Cross di PT TMMIN, Selasa (13/6/2023). Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seremoni produksi perdana dan ekspor Toyota Yaris Cross di PT TMMIN, Selasa (13/6/2023). Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Tulisan soal Toyota Indonesia yang meminta agar pemerintah dukung industri otomotif nasional menjadi salah satu berita populer kumparanOTO, Kamis (20/3).

Kemudian upaya Piaggio Indonesia dorong konsumennya servis di bengkel resmi, serta beberapa tips agar mudik tetap aman kala cuaca ekstrem melanda.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Toyota Minta Pemerintah Dukung Industri Otomotif Nasional: Jangan Bereksperimen

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengungkapkan keinginannya agar pemerintah Indonesia bisa memberikan dukungan bagi perkembangan Industri otomotif di Indonesia.

Bukan tanpa alasan, pernyataan tersebut diutarakan berdasarkan pengalaman dan jalan panjang TMMIN dalam mengembangkan industri otomotif di Indonesia. Bob yakin Indonesia bisa jadi hub bagi negara-negara lain yang menjadi bagian dari ekspor yang dilakukan oleh Toyota Indonesia selama ini.

kumparan post embed

Upaya Piaggio Indonesia Dorong Konsumen Servis di Bengkel Resmi

Piaggio Indonesia (PID) yang membawahi merek Piaggio, Vespa, Moto Guzzi, dan Aprilia di Indonesia sadar betul layanan purna jual jadi jantung bisnis perusahaan untuk tetap bertahan.

After Sales Director PT PID Feby Ferdian menerangkan, besaran retensi seluruh kendaraan yang kembali lagi untuk servis di bengkel resmi belum terlalu besar karena disebabkan beberapa hal.

kumparan post embed

6 Persiapan agar Mudik Aman Saat Cuaca Ekstrem

Sebagian masyarakat Indonesia saat ini sedang bersiap untuk memulai perjalanan mudik. Berbagai persiapan pun dilakukan demi merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta di kampung halaman, meskipun harus menempuh jarak ratusan kilometer.

Namun, persiapan mudik tahun ini dibayangi dengan kondisi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga telah mengingatkan adanya potensi curah hujan tinggi selama musim mudik 2025.

kumparan post embed