Darurat Corona, Yamaha Indonesia Sediakan Layanan Servis di Rumah

3 April 2020 14:00 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Teknisi melakukan servis kendaraan di rumah pemilik kendaraan. Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Teknisi melakukan servis kendaraan di rumah pemilik kendaraan. Foto: dok. YIMM
ADVERTISEMENT
Pemerintah terus mensosialisasikan gerakan bekerja di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau COVID-19. Hal ini tentu membuat aktivitas di luar rumah sedikit terganggu, salah satunya adalah melakukan servis kendaraan.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal itu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) coba tawarkan kemudahan dengan program Service Kunjung Yamaha (SKY).
GM After Sales & Motorsport PT YIMM, M. Abidin menyebutkan layanan tersebut sebenarnya sudah dijalankan sejak 2012 lalu. Merebaknya virus corona, program ini diharapkan bisa jadi solusi tanpa harus keluar rumah.
"Ini sangat membantu saat ada penyebaran virus corona yang mengganggu aktivitas konsumen. Mereka tidak perlu khawatir lagi karena bisa menggunakan layanan SKY yang tersebar di ratusan dealer dan bengkel resmi Yamaha," kata Abidin lewat keterangan resmi yang diterima kumparan, Senin (30/3).
Teknisi melakukan servis kendaraan di rumah pemilik kendaraan. Foto: dok. YIMM
Untuk menikmati layanan ini, pemilik kendaraan disarankan menghubungi dealer dan bengkel resmi Yamaha terdekat untuk mengatur jadwal servis. Sementara layanan yang akan diberikan adalah servis berkala dan penggantian komponen jika memang dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
"Kami siap membantu konsumen, jadi silahkan menghubungi nomor kontaknya dan dapatkan layanan yang akan dikerjakan dengan baik oleh teknisi kami seperti layaknya di bengkel resmi," paparnya.
Prosedur mekanik servis di rumah
Kontes teknisi Yamaha di Indonesia Technician Grand Prix 2020. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri
Sebagai upaya pencegahan virus, Yamaha mewajibkan teknisinya untuk menggunakan masker, hand sanitizer dan menyemprotkan cairan disinfektan setelah motor selesai diservis.
Tak hanya itu, teknisi yang ditugaskan untuk melakukan servis telah melewati prosedur pengukuran suhu tubuh.
Sekadar informasi, tak ada perubahan harga, biaya servis, dan pembelian komponen. Harga keseluruhan masih sama dengan banderol jika konsumen melakukan servis di diler. Sementara untuk penyemprotan disinfektan akan diberikan secara gratis.