GIIAS 2020 Diundur, Honda Masih 'Galau' Ikut

kumparanOTOverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Honda HR-V Mugen Edition Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Honda HR-V Mugen Edition Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Gaikindo Indonesia International Autoshow (GIIAS) rencananya akan diundur ke tanggal 22 Oktober hingga 1 November 2020, lantaran pandemi COVID-19.

Namun, salah satu jenama asal Jepang Honda hingga saat ini belum mau mengkonfirmasi keikutsertaannya.

Demikian seperti disampaikan Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy.

Sampai saat ini mereka masih mendiskusikan hal tersebut, sambil memantau situasi yang ada.

Hingga saat ini kami masih terus membahas di internal terkait keikutsertaan di GIIAS nanti seperti apa. Apalagi hingga saat ini situasi masih belum stabil, jadi kami akan terus memantau dulu perkembangan situasi yang ada," jelas Yusak kepada kumparan beberapa waktu lalu.

All New Honda Accord di GIIAS 2019 Foto: dok. Aditya Pratama Niagara/kumparan

Lanjut Yusak, situasi pasar yang menurun serta pandemi virus Corona yang belum mereda hingga saat ini, membuat pihaknya harus sangat berhati-hati dalam mengambil tindakan. Sebab, perubahan situasi dan kondisi yang ada, dapat berubah secara cepat dan signifikan.

kumparan post embed

Belum Luncurkan Mobil Baru

Sejak meningkatnya pandemi virus Corona di Indonesia serta berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah, Honda belum juga meluncurkan produk barunya.

Padahal, bila dibandingkan dengan beberapa merek lainnya, sudah meluncurkan 1 hingga 2 produknya melalui virtual launch. Belum adanya peluncuran mobil baru, dikatakan oleh Yusak, tidak terlepas dari kondisi pasar yang sedang menurun.

"Untuk meluncurkan produk baru, kami selalu melihat kondisi pasar ya. Sekarang kondisi pasar sedan turun sekali dan tidak stabil, jadi bisa berubah setiap saat," ujar Yusak.

Peluncuran Honda Civic Hatchback RS di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (6/2) Foto: Aditya Pratama Niagara

Kondisi tersebut, kata Yusak, akan sangat riskan bila pihaknya gegabah dalam menghadirkan produk baru. Sebab, bila salah perhitungan, bukan tidak mungkin justru akan berbahaya bagi Honda.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure