Kumparan Logo
Ilustrasi ganti oli motor
Ilustrasi ganti oli motor.

Langkah dan Alat yang Dibutuhkan untuk Ganti Oli Motor di Rumah

kumparanOTOverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ganti oli motor. Foto: Shutterstock

Oli mesin pada sepeda motor punya fungsi untuk melumasi komponen dalam mesin sekaligus jadi media membersihkan sisa kotoran. Oleh karena itu, mengganti secara rutin adalah hal wajib.

Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet, mengatakan meski penggantian oli mesin motor mudah, pemilik motor tak boleh asal.

Ilustrasi ganti oli mesin motor Foto: dok. Istimewa

"Mengganti oli mesin saya sarankan setiap 2.000 kilometer atau paling tidak 1 bulan sekali. Untuk cek oli apakah masih masih bagus bukan dari warna saja, coba teteskan sedikit ke tangan kalau sudah kesat dan tidak begitu licin artinya harus diganti," jelasnya saat dihubungi kumparan belum lama ini.

Nah, untuk Anda yang tak ingin ke repot ke bengkel bisa menerapkan langkah-langkah ganti oli yang aman di rumah.

  • Pertama, siapkan oli mesin sesuai spesifikasi motor Anda, tang, wadah penampungan oli bekas, kunci nomor 12 atau 14 (disesuaikan) untuk membuka baut oli di bawah crankcase.

  • Letakkan wadah penampungan tepat di bawah pembuangan oli.

  • Buka tutup pengisian oli (dipstick) dengan tang dan baut pembuangan oli di bawah crankcase tadi dengan kunci 12 atau 14. Diamkan sampai oli bekas tak menetes lagi.

  • Jika sudah memastikan tak ada lagi oli yang menetes tutup kembali lubang oli dengan baut dan pastikan posisinya tepat.

  • Isi bak mesin dengan oli baru sesuai takaran dan anjuran pabrikan kemudian tutup rapat pengisian oli atau dipstick-nya.

"Mengganti oli mesin bagusnya saat keadaan mesin hangat. Kenapa? karena oli akan encer dan lebih cepat turunnya. Jangan ganti oli dalam keadaan mesin panas," ucap Slamet.

Nah jika mesin motor Anda dingin, bisa menyalakan motor selama 5 menit dan tunggu selama 2 menit sebelum anda membuka baut pembuangan oli.

Ilustrasi semprot angin kompresor Foto: dok. Istimewa

Hindari juga meniriskan sisa oli mesin dengan angin kompresor. Service Advisor Kawasaki Super Sukses, Karawaci, Rizal menyebutkan angin kompresor mengandung air dan berbahaya untuk komponen dalam mesin.

"Angin biasa dari kompresor itu punya banyak kandungan air dan bisa saja ada karat. Kalau masuk ke ruang mesin akan mengendap dan ganggu kinerja pelumasan oli," kata Rizal belum lama ini.

Terakhir, jangan membuang oli bekas di sembarang tempat. Simpan di wadah tertutup dan berikan pada bengkel motor terdekat. Sebab oli mengandung bahan-bahan kimia yang tidak baik untuk lingkungan.

collection embed figure