Otomotif
·
7 Agustus 2019 11:37

Pahami Aturan Aman Berkendara di Sekitar Truk dan Bus

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pahami Aturan Aman Berkendara di Sekitar Truk dan Bus  (315978)
Dua truk kontainer kecelakaan di Semarang Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Mengemudikan mobil atau sepeda motor di dekat truk dan bus, perlu kewaspadaan ekstra. Bila salah bertindak dan memposisikan kendaraan fatal akibatnya.
ADVERTISEMENT
Pasalnya mata pengemudi kendaraan dengan berdimensi besar, punya keterbatasan ruang pandang sehingga kendaraan lain yang ada di sekitarnya sulit terlihat, atau istilahnya titik buta atau blind spot.
“Oleh karena itu perlu perlu untuk menghindari area-area blindspot dan jangan mengemudi atau berada di area tersebut,” ucap Training Director The Real Driving Center (RDC), Marcell Kurniawan kepada kumparan, Selasa (6/8).
Triknya sebenarnya mudah kata Marcell, bila kita ingin berusaha menghindari kecelakaan ketika berada di sekitar kendaraan besar.
Pahami Aturan Aman Berkendara di Sekitar Truk dan Bus  (315979)
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor. Foto: Pixabay
Pertama, pastikan kalau posisi kendaraan kita terlihat oleh pengemudi truk.
“Caranya adalah pastikan kita masih dapat melihat spion si truk dalam posisi kepala normal --tanpa menoleh. Dengan itu, otomatis pengemudi truk juga dapat melihat kita tentu bila si driver memantau spionnya,” ucap Marcell.
ADVERTISEMENT
Kedua, mempertimbangkan pengemudi truk belum tentu melihat spion terus menerus, kita perlu mengirimkan informasi bahwa kita ada di sekitarnya.
Caranya dengan mengedipkan lampu jauh atau bisa juga menggunakan klakson.
Pahami Aturan Aman Berkendara di Sekitar Truk dan Bus  (315980)
Mobil terjepit di bawah kolong truk di Uxbridge, Mass. Foto: Facebook/Uxbridge Fire Department
Ketiga, perlu diingat kalau area blind spot truk dan bus akan jauh lebih besar lagi ketika saat dia berbelok, terutama truk gandeng atau container.
“Jadi perlu kita hindari area blindspot-nya,” ucapnya.
Keempat, jangan berlama-lama berada di sisi samping kanan atau kiri bus atau truk. Bila ingin menyalip baiknya disegerakan, tapi dengan perhitungan yang matang dan memang itu diperlukan.
"Bila menyalip lakukan dengan urutan yang benar, setelah lampu sein, kedipkan lampu jauh atau klakson 1 kali sehingga si pengemudi truk aware. Lalu pastikan kita lihat spion kanan truk, bila si pengemudi sudah terlihat dan melihat ke spion berarti dia sadar akan ada yang ingin mendahului. Silakan dahului,” tutur Marcell.
ADVERTISEMENT