Renault Indonesia Agresif Upayakan Triber Bisa Dirakit Lokal

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Renault Triber Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Renault Triber Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

Maxindo Renault Indonesia (MRI) memastikan rencana pembangunan fasilitas produksi Renault di tanah air akan tetap dilakukan.

COO MRI, Davy J. Tuilan mengatakan, meningkatnya pandemi COVID-19 di seluruh dunia yang berdampak pada kondisi perekonomian, diperkirakan tidak akan mengganggu rencana tersebut.

"Kami saat ini masih agresif diskusi membahas itu dengan prinsipal, baik itu Renault global atau Renault Asia Pasifik, untuk bagaimana kami merencanakan supaya Renault Triber bisa diproduksi di Indonesia," ucap Davy beberapa waktu lalu.

Pabrik Renault Foto: dok. Asia Nikkei

Mengenai progresnya sendiri, kata Davy, saat ini sedang dalam tahap diskusi bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin), terkait skema Incompletely Knock Down (IKD) dan Completely Knock Down (CKD) yang baru.

Saat ini kami masih terus mempelajari itu (skema IKD dan CKD baru) dan mempersiapkan beberapa skenario-skenario. Dalam minggu-minggu ini kami juga akan berdiskusi dengan Kemenperin untuk memaparkan skenario-skenario yang sudah kami buat terkait investasi Renault di Indonesia," jelas Davy.

kumparan post embed

Kendati begitu, ada beberapa rumor yang menyebutkan, Maxindo Renault sangat mungkin memanfaatkan fasilitas produksi yang dimiliki oleh rekan aliansi mereka, Mitsubishi dan Nissan di Indonesia. Apalagi, Nissan belum lama ini baru saja menghentikan aktivitas produksi Datsun di pabriknya.

Renault Triber Foto: dok. Muhammad Ikbal/kumparan

Dengan adanya rencana pembangunan fasilitas produksi di Indonesia, diharapkan MRI akan membuat harga dari Renault Triber menjadi lebih terjangkau, serta ketersediaan unit pesaing Calya Sigra itu menjadi melimpah.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.

collection embed figure