Kumparan Logo

Pertama Kali, Lebah Raksasa dengan Sengatan Mematikan Ditemukan di AS

kumparanSAINSverified-green

comment
14
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi spesies lebah. Foto: dok. James Dorey
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi spesies lebah. Foto: dok. James Dorey

Pihak berwenang di Washington, Amerika Serikat, telah memperingatkan warganya untuk waspada akan kemunculan lebah raksasa Asia yang ditemukan baru-baru ini. Menurut laporan Departemen Pertanian Negara Bagian Washington (WSDA), lebah raksasa itu ditemukan oleh salah satu warga di rumahnya di kota Blaine, dekat perbatasan Kanada, pada 8 Desember 2019.

Ia langsung menghubungi WSDA dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya juga mengatakan bahwa mereka melihat lebah raksasa yang hidup di penangkaran burung, sebelum lebah itu menuju ke hutan.

Otoritas setempat langsung mengunjungi lokasi ditemukannya lebah dan mereka mengkonfirmasi bahwa serangga yang ditemukan merupakan spesies lebah invasif raksasa Asia.

Lebah Foto: pixabay

Para pejabat WSDA dan Departemen Kesehatan Negara Bagian Washington (DOH) kemudian meminta masyarakat untuk waspada dan menghindari kontak dengan serangga besar ini.

“Meski biasanya tidak agresif terhadap manusia, hama yang tidak disukai ini dapat menimbulkan sengatan yang kuat dan juga merupakan ancaman bagi lebah madu, di mana mereka memiliki selera makan yang rakus,” papar WSDA, dilansir Newsweek.

“Meski mereka tidak tertarik pada manusia, hewan peliharaan atau hewan besar lainnya, mereka bisa menyerang dengan sengatan yang amat buruk jika merasa terancam, atau sarangnya terganggu. Orang-orang harus menghindari lebah ini, karena bisa membuat mereka menyengat," lanjutnya.

X post embed

WSDA mengimbau agar masyarakat menutup makanan dan minuman saat mereka berada di luar ruangan, serta membuang sampah pada tempatnya.

Lebah raksasa Asia ini diketahui bisa tumbuh dengan panjang 2,5 centimeter dan membangun sarang mereka di dalam tanah. Mereka memiliki ciri-ciri kepala besar berwarna kuning. Lebah dewasa dapat tumbuh hingga 5 centimeter, dan aktif antara bulan Juli hingga Oktober. Mereka umumnya tidak aktif saat musim dingin tiba.

Menurut DOH, jika seseorang tersengat lebah, untuk mencegah terjadinya pembengkakan orang itu harus mencuci bagian tubuh yang disengat dengan menggunakan sabun dan air, serta mengompresnya menggunakan air dingin. Gejala-gejala gigitan juga dapat diobati dengan obat antihistamin atau krim anti-gatal.

“Jika kamu tersengat berkali-kali atau memiliki gejala parah karena disengat, segera melakukan perawatan medis,” papar DOH.

kumparan post embed

Tahun depan, WSDA berencana akan memasang perangkap di Blaine untuk menangkap lebah-lebah invasif tersebut. Bagi masyarakat yang melihat keberadaannya, mereka diminta untuk segera melapor.

Menurut WSDA, pada Agustus lalu, para pejabat di Kanada juga sempat mengeluarkan peringatan akan kemunculan koloni lebah raksasa Asia usai ditemukan di British Columbia. Serangga itu kemudian terlihat di daerah Nanaimo di Vancouver pada pertengahan Agustus 2019.