kumparan
8 November 2019 12:27

Catat! Per 1 Desember 2019 Jadwal Perjalanan Kereta Api Berubah

Suasana di dalam kereta api pesanan KAI, produksi Inka untuk Lebaran 2019. Foto: Abdul Latif/kumparan
Moda transportasi kereta api yang semakin hari semakin nyaman kini menjadi pilihan favorit bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jarak jauh. Bahkan, tiket kereta api juga jadi rebutan bagi traveler yang ingin liburan saat akhir pekan.
ADVERTISEMENT
Fasilitas yang semakin memadai dan harga tiket yang cenderung lebih murah ketimbang pesawat menjadikan kereta api makin diandalkan oleh masyarakat. Bagi kamu yang sering bermobilitas menggunakan kereta api, ada beberapa informasi penting yang harus kamu perhatikan, nih.
com-Ilustrasi kereta api Foto: Dok. Kementerian Pariwisata
Mulai 1 Desember 2019 sebagian perjalanan kereta api akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan. Hal tersebut dikarenakan KAI akan menggunakan Grafik Perjalanan Kereta Api 2019 (Gapeka) yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan KA Tahun 2019 PT KAI (Persero).
Grafik Perjalanan Kereta Api atau Gapeka adalah pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis yang menunjukkan stasiun, waktu, jarak, kecepatan, dan posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.
ADVERTISEMENT
Penggantian Gapeka ini dilakukan karena sejak 2017 terjadi begitu banyak perkembangan perkeretaapian seperti pengoperasian Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa dan Sumatera, Penambahan Lintas Baru seperti LRT Sumatera Selatan, penambahan stasiun, penambahan kecepatan prasarana, dan penetapan perjalanan KA baru.
Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro usai rapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (4/11). Foto: Ema Fitriyani/kumparan
“Penetapan Gapeka 2019 ini untuk menggantikan Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan oleh KAI,” ujar Diretur Utama KAI Edi Sukmoro dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Jumat (8/10).
Edi menegaskan, Gapeka 2019 ini dibuat bertujuan untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan layanan kereta api. Dengan adanya penggunaan Gapeka 2019 ini, maka jadwal perjalanan, waktu tempuh perjalanan, dan relasi kereta api ikut berubah. Bahkan sejalan dengan adanya Gapeka 2019 ini, PT KAI juga memperkenalkan beberapa kereta api baru.
ADVERTISEMENT
Agar kamu tak salah jadwal, yuk perhatikan beberapa poin perubahan ini!
1. Perubahan Jadwal Kereta Api
Suasana di dalam kereta api pesanan KAI, produksi Inka untuk Lebaran 2019. Foto: Abdul Latif/kumparan
KA Senja Utama Solo dari Pasar Senen ke Solo Balapan, yang semula berangkat pukul 22.00 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan menjadi KA Fajar Utama Solo yang berangkat pada 05.50 WIB atau lebih awal 16 jam 10 menit.
Artinya, dari Pasar Senen ke Solo Balapan, nama kereta api yang beroperasi adalah Fajar Utama Solo. Nantinya ketika kereta tiba di Solo dan akan berangkat ke Pasar Senen, nama rangkaian berubah menjadi Senja Utama Solo, begitu seterusnya.
KA Argo Bromo Anggrek dari Gambir ke Surabaya Pasarturi, yang semula berangkat pada pukul 09.30 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 08.15 WIB atau lebih awal 75 menit.
ADVERTISEMENT
KA Matarmaja dari Malang ke Pasar Senen, yang semula berangkat pada pukul 17.30 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 09.00 WIB atau lebih awal 8 jam 30 menit.
KA Kahuripan dari Bandung Kiaracondong ke Blitar, yang semula berangkat pada pukul 18.10 WIB, mulai 1 Desember 2019 akan berangkat pada 23.15 WIB atau lebih akhir 4 jam 5 menit.
2. Perubahan Waktu Tempuh KA
Pemudik Mulai Padati Stasiun Gambir pada Rabu (29/5/2019). Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Seiring rampungnya pengerjaan jalur ganda di ruas jalur selatan, maka waktu tempuh kereta api ekonomi menjadi lebih cepat. Jalur ganda ini membuat kereta api ekonomi tidak harus mengalah untuk berganti jalur dengan kereta lainnya.
KA Brantas relasi Blitar ke Pasar Senen mulai 1 Desember 2019 akan mengalami pengurangan waktu tempuh sebesar 54 menit dari sebelumnya 15 jam 4 menit menjadi 14 jam 10 menit.
ADVERTISEMENT
KA Pasundan relasi Bandung Kiaracondong ke Surabaya Gubeng mulai 1 Desember 2019 akan mengalami pengurangan waktu tempuh sebesar 82 menit dari sebelumnya 16 jam 7 menit menjadi 14 jam 45 menit.
KA Singasari relasi Blitar ke Pasar Senen mulai 1 Desember 2019 akan mengalami pengurangan waktu tempuh sebesar 45 menit dari sebelumnya 15 jam 55 menit menjadi 15 jam 10 menit.
3. Perpanjangan Relasi KA
Kereta api jarak jauh. Foto: Dok. KAI
Beberapa kereta yang dulunya berkandang di Bandung kini relasinya diperpanjang hingga ke Jakarta. Ini mungkin menjadi angin segar bagi warga Bandung yang bekerja di Jakarta atau sebaliknya karena pilihan akses menuju dua kota ini makin banyak.
- KA Argo Wilis dan Turangga dengan rute sebelumnya Surabaya Gubeng - Bandung pp kini menjadi Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir pp
ADVERTISEMENT
- KA Mutiara Selatan yang rute sebelumnya Malang - Surabaya Gubeng - Bandung pp kini menjadi Malang - Surabaya Gubeng - Bandung - Gambir pp
- KA Malabar yang rute sebelumnya Malang - Bandung pp kini menjadi Malang - Bandung - Pasar Senen pp
4. Hadirnya KA Baru
Ilustrasi tiket kereta Foto: Nunki Pangaribuan
Nah, dalam Gapeka 2019, PT KAI juga memperkenalkan beberapa anggota keluarga baru yaitu Anjasmoro Ekspres relasi Jombang - Yogyakarta - Pasar Senen pp, Dharmawangsa Ekspres relasi Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen pp, Sancaka Utara relasi relasi Surabaya Pasar Turi - Gambringan - Solo Balapan - Kutoarjo pp dan Argo Cheribon relasi Pemalang - Gambir dan Tegal - Pemalang pp.
Bagi kamu yang ingin traveling menggunakan kereta api, tiket bisa dipesan sejak H-30 hari melalui semua kanal. Edi juga mengimbau agar penumpang mengecek kembali jam keberangkatan agar tak salah jadwal.
ADVERTISEMENT
“Saya mengimbau kepada calon penumpang KA dengan keberangkatan 1 Desember 2019 dan seterusnya agar memerhatikan lagi jadwal yang tertera di tiket. Tujuannya agar tidak tertinggal kereta karena sudah diberlakukannya Gapeka 2019,” tutup Edi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan