Festival Bir Terbesar Oktoberfest Batal untuk Pertama Kalinya Sejak 1945

1 Mei 2020 14:00 WIB
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Foto perbandingan di lokasi Oktoberfest 2020 (atas) dan Oktoberfest 2018 (bawah) di Munich, Jerman. Foto: REUTERS / Michael Dalder
zoom-in-whitePerbesar
Foto perbandingan di lokasi Oktoberfest 2020 (atas) dan Oktoberfest 2018 (bawah) di Munich, Jerman. Foto: REUTERS / Michael Dalder
ADVERTISEMENT
Perayaan Oktoberfest 2020 di Munich, Jerman, resmi dibatalkan. Festival bir ikonik terbesar di dunia ini tadinya akan dilangsungkan pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
ADVERTISEMENT
Namun karena pandemi virus corona, festival tersebut terpaksa dibatalkan. Dilansir People, pengumuman pembatalan itu disampaikan oleh Wali Kota Munich Lord Mayor Dieter Reiter dan Menteri-Presiden Bavaria Markus Söder dalam sebuah konferensi pers.
Pembatalan Oktoberfest 2020 adalah yang pertama kalinya setelah Perang Dunia II pada 1945 silam. Tapi demi alasan keselamatan, langkah ini akhirnya diambil untuk mencegah terjadinya kerumunan, yang dapat memperbesar risiko penularan.
Seorang wanita tersenyum ketika ia membawa bir di hari pembukaan Oktoberfest ke-186 di Munich, Jerman pada 21 September 2019. Foto: REUTERS / Andreas Gebert
"Ini menyakitkan, sayang sekali. Kami sepakat bahwa risikonya terlalu tinggi, " kata Söder. Setiap tahunnya, Oktoberfest atau yang dikenal pula sebagai Wiesn menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia.
Biasanya pengunjung yang datang akan berkerumun di sekitar tenda-tenda bir, dan jalanan untuk menikmati bir asli Jerman serta menyantap hidangan lezat Bavaria sambil menari.
ADVERTISEMENT
Volume pengunjung yang tinggi dan jarak yang dekat antar pengunjung akan mendorong penularan COVID-19. Padahal target awal Oktoberfest 2020 diharapkan dapat menarik setidaknya enam juta pengunjung.
Suasana Oktoberfest 186 di Munich, Jerman pada 21 September 2019. Foto: REUTERS / Michael Dalder
Wali Kota Munich, Reiter, merasa bahwa ini adalah keputusan paling sulit untuk dilakukan. Apalagi sebagai wali kota, ia punya kebiasaan untuk mengetuk tong tradisional sebagai penanda pembukaan festival.
Walau begitu, ia berharap pada 2021 mendatang, Oktoberfest akan bisa dilaksanakan kembali. Pembatalan Oktoberfest bukan hanya mengecewakan bagi wisatawan dan stakeholders yang berperan di dalamnya, tetapi juga bagi para pekerja.
Ada banyak orang yang mencari nafkah dalam festival besar ini. Mulai dari pembawa acara, operator perjalanan, hingga penjual makanan.
"Ini adalah keputusan yang tepat, setidaknya untuk saat ini. Karena kami tidak dapat memastikan bahwa Wiesn hanya dapat memberikan kesenangan dan tak menimbulkan bahaya," kata Clemens Baumgärtner, Bos Oktoberfest.
ADVERTISEMENT
Hingga kini, Jerman memiliki lebih dari 161 ribu kasus positif corona dengan 6.467 orang meninggal dunia.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.