Kumparan Logo

Hati-hati! Bawa Sandwich atau Keju ke Inggris Bisa Didenda Rp 100 Juta

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penumpang di bandara. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penumpang di bandara. Foto: Shutterstock

Liburan ke Eropa biasanya identik membawa pulang oleh-oleh kuliner khas, mulai dari keju Prancis, daging asap Spanyol, hingga sandwich yang dibeli di bandara.

Namun, wisatawan yang menuju Inggris kini harus ekstra waspada. Aturan baru di perbatasan Inggris melarang masuknya produk daging dan susu dari luar negeri, termasuk dari Uni Eropa. Jika melanggar, kamu bisa dikenai denda hingga 5.000 poundsterling atau sekitar Rp 100 juta.

Penumpang mengantre di dalam terminal keberangkatan Terminal 2 di Bandara Heathrow di London, Inggris, 27 Juni 2022. Foto: REUTERS/Henry Nicholls

Dilansir Mirror, larangan yang berlaku sejak April 2025 ini merupakan langkah pemerintah Inggris untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku, virus menular yang mempengaruhi ternak di sejumlah wilayah Eropa.

Meski memiliki tujuan baik, aturan tersebut masih belum banyak diketahui wisatawan, terutama karena produk yang dibeli di duty free atau bandara pun termasuk kategori terlarang.

Ilustrasi sapi . Foto: Volodymyr TVERDOKHLIB/Shutterstock

Menurut Jane Bolton, pakar perjalanan dari Erna Low, banyak wisatawan yang tidak sadar akan risiko ini.

“Seiris keju lokal atau sebungkus daging asap mungkin terlihat sebagai oleh-oleh yang aman, apalagi jika disegel rapat dan dibeli di duty free. Namun, sesuai aturan biosekuriti saat ini, semua produk berbahan daging dan susu dilarang dibawa ke Inggris,” jelasnya.

Produk yang Dilarang Masuk ke Inggris

  • Semua jenis keju: mulai dari brie dan camembert asal Prancis, mozzarella dan parmesan dari Italia, hingga manchego khas Spanyol.

  • Produk daging: salami, pâté, chorizo, jamón, parma ham, hingga prosciutto.

  • Produk susu lainnya: susu segar, yoghurt, mentega, krim.

  • Makanan olahan mengandung daging atau susu: termasuk sandwich, pastry, hingga salad.

Ilustrasi sandwich mini Foto: Shutter Stock

Wisatawan yang kedapatan membawa produk terlarang akan diminta untuk membuang barang tersebut di perbatasan. Namun, dalam kasus tertentu, bisa juga dikenai denda yang sangat tinggi.

“Jika ragu, lebih baik jangan bawa. Aturannya berlaku bahkan jika produk masih tersegel atau belum dibuka. Pastikan untuk memeriksa panduan resmi pemerintah Inggris sebelum berangkat,” kata Jane.

Bagi wisatawan yang ingin tetap membawa pulang oleh-oleh khas Eropa, alternatifnya adalah memilih produk non-daging dan non-susu, seperti wine, cokelat, madu, atau makanan kalengan nabati.

Selain aman, produk-produk ini tetap menjadi buah tangan istimewa tanpa risiko terkena denda besar di bandara Inggris.