Meksiko Gantikan Patung Christopher Columbus dengan Wanita Pribumi
·waktu baca 2 menit

Sebuah patung penjajah terkemuka Italia, Christopher Columbus, yang berdiri di salah satu jalan utama Mexico City akan diganti dengan patung wanita pribumi Meksiko.
Dilansir BBC, Wali Kota Meksiko Claudia Sheinbaum, mengatakan bahwa patung Columbus abad ke-19 yang menjadi ikon Meksiko itu akan dipindahkan ke sebuah taman di kota tersebut.
Patung perunggu di Paseo de la Reforma, di kota Meksiko itu diturunkan untuk mengkampanyekan keadilan sosial bagi peran perempuan di Meksiko, khususnya perempuan pribumi. Claudia menyebut bahwa perempuan pribumi memegang peran penting dalam sejarah Meksiko.
"Pemindahan ini juga sebagai tanda Hari Internasional Perempuan Adat. Langkah ini dilakukan di tengah dorongan global untuk menurunkan patung dan monumen tokoh sejarah yang terlibat dalam kolonialisme dan pelanggaran lainnya, termasuk perbudakan," ungkap Claudia.
Diketahui bahwa Christopher Columbus, adalah pelaut dan navigator Italia yang ekspedisinya didanai Spanyol dari tahun 1490-an. Ia dipandang oleh banyak orang sebagai simbol penindasan dan kolonialisme ketika kedatangannya membuka jalan bagi penaklukan Eropa atas Amerika.
Patung Columbus di Mexico City menjadi target para pengunjuk rasa anti rasisme yang mengecam penindasan Eropa terhadap peradaban pribumi Meksiko. Kebanyakan orang Meksiko memiliki beberapa keturunan pribumi.
Jutaan orang pribumi meninggal karena kekerasan serta penyakit selama dan setelah penaklukan dan kolonisasi Eropa.
Penurunan patung Colombus itu merupakan bentuk penolakan terhadap rasisme yang masih terjadi di beberapa titik di Benua Amerika tersebut.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
