Woman
·
18 Juli 2021 13:02
·
waktu baca 2 menit

4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres

Konten ini diproduksi oleh kumparan
4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres (496188)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan cemas. Foto: dok. Freepik
Saat mengejar karier, cita-cita, dan berbagai tujuan hidup, tentu akan ada banyak tantangan yang akan dihadapi. Jadi tak bisa dipungkiri, pikiran negatif juga bisa selalu datang membayangi layaknya sebuah mimpi buruk. Pertanyaan seperti, 'Bisakah aku menggapainya?' atau 'Apakah aku akan gagal?' bisa hadir sewaktu-waktu, sehingga membuat kamu sulit melangkah maju karena cemas dan takut untuk mencoba.
ADVERTISEMENT
Dalam dunia psikologi, pikiran negatif terhadap sesuatu yang akan terjadi di masa depan seperti itu disebut dengan istilah catastrophizing. Menurut Healthline, catastrophizing adalah ketika seseorang berasumsi bahwa yang terburuk akan terjadi. Seringkali, ini melibatkan keyakinan bahwa kita berada dalam situasi yang lebih buruk daripada yang sebenarnya atau melebih-lebihkan kesulitan yang kita hadapi.
Meski kadang berpikiran negatif bisa membuat kamu dapat memikirkan rencana lainnya, tapi hal tersebut juga bisa membuat kamu semakin tenggelam dalam pemikiran negatif tersebut, Ladies. Namun kalau terlalu berlebihan, kamu bisa mengalami depresi atau stres yang berkepanjangan karena terlalu cemas dalam setiap situasi. Padahal hal buruk yang kamu pikirkan belum tentu terjadi.
Salah satu cara untuk tidak memikirkan hal-hal negatif tersebut tentunya dengan menghentikan catastrophizing. Meski tidak begitu mudah, ada beberapa cara yang bisa kamu ikuti lho, Ladies. Mengutip The Guardian, berikut kumparanWOMAN telah merangkum informasinya untuk kamu!
ADVERTISEMENT

1. Belajar untuk menerima rasa takut

4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres (496189)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan karier. Foto: Shutterstock
Ketika kamu cemas akan pikiran negatif yang terus membayangi, cobalah untuk menerimanya, Ladies. Dalam proses penerimaan tersebut, tanpa disadari kamu akan menjadi sosok yang lebih kuat dari sebelumnya. Dengan begitu, ketika pikiran negatif datang, kamu sudah terbiasa dan bisa dengan cepat menghilangkannya dari pikiranmu.

2. Coba untuk mengontrol

4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres (496190)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan karier. Foto: Shutterstock
Cara lain untuk menghentikan catastrophizing ini adalah dengan mengontrolnya. Kamu bisa mencoba melawan pikiran negatif tersebut dengan mengalihkan pikiran lewat kegiatan positif atau bisa juga dengan membayangkan momen bahagia dalam hidup. Ketika kamu sudah bisa mengontrol rasa takut tersebut, kamu akan menganggap bahwa pikiran negatif tersebut hanyalah ketakutan kamu saja. Maka dari itu, ketika kamu sudah bisa mengontrolnya, pelan-pelan rasa takut yang kamu miliki akan berkurang.
ADVERTISEMENT

3. Ceritakan kepada orang terdekat

4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres (496191)
searchPerbesar
Ilustrasi perempuan curhat. Foto: Shutterstock
Ladies, ketika pikiran negatif kamu muncul, cobalah untuk menceritakannya dengan orang terdekat yang kamu percaya. Ketika kamu sudah menceritakannya, akan ada perasaan lega sehingga kamu tidak akan memendam pikiran tersebut sendiri. Selain itu, teman-teman kamu juga akan memberikan saran atas apa yang kamu ceritakan.

4. Belajar menenangkan diri sendiri

4 Cara Atasi Catastrophizing, Kebiasaan Berpikiran Buruk yang Menyebabkan Stres (496192)
searchPerbesar
Ilustrasi Perempuan Menenangkan Diri. Foto: Pixabay
Menenangkan diri merupakan salah satu cara untuk kamu menghentikan pikiran negatif yang menghantui. Jadi, ketika pikiran itu mulai muncul, pelan-pelan mulai tenangkan diri kamu. Apabila dirasa sulit, kamu bisa menenangkan diri dengan melakukan kegiatan lain, misalnya berolahraga, tidur atau melakukan hal menyenangkan. Dengan begitu, pikiran negatif kamu akan menghilang dengan sendirinya.
Penulis: Johanna Aprilia