Kumparan Logo

5 Kegiatan yang Bisa Bantu Meningkatkan Hormon Bahagia, Apa Saja?

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi wanita bahagia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi wanita bahagia. Foto: Shutterstock

Ladies, tahukah kamu bahwa perasaan bahagia berasal dari hormon di dalam tubuh yang bernama dopamin? Hormon ini merupakan bagian penting yang bermanfaat bagi sistem motorik pada saraf otak.

Mengutip Healthline, dopamin juga dikenal sebagai hormon "perasaan baik" karena bisa memberikan perasaan menyenangkan, baik secara fisik maupun pikiran. Ketika kamu merasa senang, itu berarti hormon dopamin sedang bekerja di dalam tubuh kamu.

Pasalnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan guna membantu meningkatkan hormon dopamin. Dengan begitu, kamu bisa kembali merasakan perasaan senang, gembira, dan sebagainya.

kumparan post embed

Lantas, apa saja kegiatan atau kebiasaan yang bisa memicu meningkatnya hormon dopamin ini? Berikut informasi yang telah dirangkum kumparanWOMAN.

1. Pergi jalan-jalan

Ilustrasi perempuan jalan kaki. Foto: Shutterstock

Meningkatkan hormon dopamin bisa dilakukan dengan berjalan kaki. Tidak perlu jauh-jauh, kamu bisa berjalan kaki di sekitar rumah, ke kafe terdekat, atau bahkan taman yang memberikan pemandangan alam.

Dengan begitu, kamu bisa memberikan sesuatu yang baru dan menyegarkan bagi otak. Perasaan senang pun perlahan muncul dan mendominasi pikiran kamu.

2. Berolahraga

Ilustrasi perempuan olahraga di rumah. Foto: Shutter Stock

Rutin berolahraga ternyata juga bisa membantu meningkatkan produksi hormon dopamin, Ladies. Dengan rutin berolahraga, kamu akan merasakan pikiran yang penuh dengan berbagai masalah hilang secara perlahan.

Hal ini sebenarnya disebabkan oleh peningkatan kontrol motorik yang turut membantu mendorong produksi hormon dopamin. Karena itu, pastikan untuk selalu rutin berolahraga, ya, Ladies.

kumparan post embed

3. Tidur cukup

Ilustrasi tidur Foto: Shutterstock

Begadang dan memiliki rentan waktu tidur malam yang sebentar bisa memicu depresi atau stres. Untuk menghindari hal tersebut, kamu perlu meningkatkan kualitas tidur. Jika kamu terbiasa tidur di atas pukul 12 malam, cobalah untuk memejamkan mata lebih cepat.

Pasalnya, kadar hormon dopamin juga meningkat di pagi hari dan berkurang pada malam hari. Karena itu, kualitas tidur yang tidak terjaga dengan baik bisa merusak ritme produksi dopamin.

4. Mendengarkan lagu favorit

Ilustrasi Perempuan Mendengarkan Lagu Favorit. Foto: Dok. Shutterstock

Mendengarkan lagu menjadi kegiatan favorit sebagian besar orang. Selain karena menyukai lagunya, mendengarkannya juga bisa membuat suasana hati seseorang menjadi lebih baik. Hal ini tentu tidak terlepas dari faktor hormon dopamin. Ketika mendengarkan lagu favorit, saraf otak kamu ternyata merangsang peningkatan produksi hormon dopamin.

Disebutkan juga bahwa efek musik atau lagu pada seseorang bahkan bisa meningkatkan setidaknya sembilan persen kadar dopamin. Tak heran, suasana hati bisa berubah dengan cepat begitu kamu mendengarkan lagu.

kumparan post embed

5. Meditasi

Ilustrasi Meditasi Foto: Dok. Shutterstock

Sebagian dari kamu mungkin belum terlalu akrab dengan meditasi. Namun, tahukah kamu bahwa kegiatan ini mampu membantu meningkatkan kadar hormon dopamin dalam tubuh? Ya, saat bermeditasi, kamu akan merasa lebih tenang dan bisa mengontrol emosi. Alhasil, kadar dopamin akan meningkat dan perasaan bahagia bisa mendominasi kamu secara perlahan.

Penulis: Johanna Aprillia