Kumparan Logo

Stres hingga Kurang Serat, Ini 3 Alasan Perempuan Sering Lapar di Malam Hari

kumparanWOMANverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi perempuan sering lapar di malam hari. Foto: Dok. Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perempuan sering lapar di malam hari. Foto: Dok. Pixabay

Kebanyakan orang mengatasi rasa lapar dengan segera makan makanan tanpa memikirkan nutrisinya. Hal ini sebenarnya keliru. Faktanya, lapar merupakan sebuah tanda dari tubuh yang membutuhkan asupan gizi. Tak heran, rasa lapar menyebabkan pusing dan membuat kita sulit berkonsentrasi saat beraktivitas

Beberapa orang berusaha menjaga tubuh dari rasa lapar dengan makan tepat waktu. Ada pula orang yang kesulitan menerapkannya, sehingga rasa lapar datang di saat tidak terduga seperti malam hari. Tak cuma terjadi pada laki-laki, rasa lapar yang menyerang di malam hari juga bisa terjadi pada perempuan.

Faktanya, ada beberapa alasan yang membuat seseorang lapar di malam hari. Berikut ini penjabarannya seperti yang dirangkum kumparanWOMAN dari Healthline.

kumparan post embed

1. Kurangnya asupan gizi di siang hari

Salah satu penyebab kelaparan di malam hari adalah kurangnya asupan gizi di siang hari. Misalnya, kita kurang mengonsumsi makanan yang kaya akan protein dan serat. Faktanya, mengonsumsi protein yang cukup sangat penting untuk mengendalikan nafsu makan.

Protein memiliki sifat penunda rasa lapar yang secara otomatis membuat kita mengonsumsi lebih sedikit kalori di siang hari. Bila tidak mengonsumsi cukup protein, kita cenderung sering merasa lapar.

Kita juga bisa mudah lapar bila kurang mengonsumsi makanan berserat, lho, Ladies. Hal ini karena serat berperan untuk mengontrol nafsu makan dan membuat kita kenyang.

kumparan post embed

Di samping itu, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan juga bisa membuat kita mudah lapar. Karbohidrat olahan meliputi roti dan pasta. Soda, permen, dan makanan yang dibuat dengan gula olahan juga dianggap sebagai karbohidrat olahan.

Karbohidrat olahan termasuk dalam makanan yang minim serat. Tubuh mencernanya dengan sangat cepat. Ini yang menyebabkan kamu sering lapar bila terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan.

2. Kurang tidur

Ilustrasi perempuan sering lapar di malam hari. Foto: Dok. Shutterstock

Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan tubuh. Tidur diperlukan untuk menjalankan fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh. Tidur malam dengan kualitas baik juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Selain itu, tidur yang cukup berpengaruh pada pengendalian nafsu makan, karena membantu mengatur ghrelin, hormon perangsang nafsu makan. Kurang tidur diketahui menyebabkan fluktuasi kadar hormon ghrelin dan membuat kita sering merasa lapar.

kumparan post embed

3. Stres kronis

Stres yang berlebihan dapat meningkatkan nafsu makan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar kortisol atau yang dikenal dengan hormon stres. Stres yang terjadi secara berkelanjutan akan memicu pelepasan hormon kortisol yang juga memiliki efek terhadap peningkatan rasa lapar.

Mengutip Healthline, dalam sebuah penelitian, 59 orang perempuan yang terpapar stres mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari dan mengonsumsi gula lebih banyak daripada wanita yang tidak stres.

Studi dari Nutrition Research and Practice, membandingkan kebiasaan makan 350 orang gadis remaja. Mereka yang memiliki tingkat stres yang lebih tinggi lebih mungkin untuk makan berlebihan daripada mereka yang memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Gadis remaja dengan tingkat stres tinggi, lebih banyak mengonsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi.

Ingat, kamu adalah orang yang paling mengenal tubuhmu. Jadi, jika kamu sering merasa lapar di malam hari, cobalah mengatasinya dengan menerapkan pola makan dan gaya hidup yang sehat, Ladies.

Penulis: Adonia Bernike Anaya