Konten Media Partner

Abu Vulkanik Gunung Ruang Ancam Penerbangan, Bandara Sam Ratulangi Masih Ditutup

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon penumpang pesawat di Bandara Sam Ratulangi Manado berada di loket pengaduan maskapai setelah penutupan operasional Bandara Sam Ratulangi akibat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro.
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang pesawat di Bandara Sam Ratulangi Manado berada di loket pengaduan maskapai setelah penutupan operasional Bandara Sam Ratulangi akibat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro.

MANADO - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Ruang ancam penerbangan, Bandara Sam Ratulangi Manado perpanjang penutupan operasional hingga Jumat (19/4) hari ini.

Berdasarkan NOTAM (Notice to Airmen) terbaru, perpanjangan penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado dilakukan mulai pukul 06.15 Wita hingga 18.00 Wita, sore nanti.

kumparan post embed

Humas Bandara Sam Ratulangi, Yanti Pramono, menyebutkan jika kebijakan itu diambil setelah melihat situasi dan kondisi yang belum kondusif terkait erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro.

Menurut Yanti, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait dengan kondisi terbaru, termasuk kondisi yang aman untuk penerbangan.

"Kami terus melakukan update informasi terbaru," ujarnya.

kumparan post embed

Sementara itu, paparan abu vulkanik dari Gunung Ruang memang sangat terlihat jelas di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Hal ini bisa dilihat dari kendaraan yang terparkir di luar ruangan, akan langsung dipenuhi debu.

Selain itu, langit Kota Manado terasa gelap seperti sedang mendung, tapi tidak ada tanda-tanda akan terjadi hujan. Tak hanya itu, jika mengaktifkan fitur cuaca di smartphone, akan ada peringatan abu vulkanik.

manadobacirita