Lagi, Warga Bantul Tewas Akibat Miras Oplosan, 2 Orang Dirawat di RS
·waktu baca 2 menit

Kasus meninggal dunia akibat keracunan minuman keras (miras) oplosan kembali terjadi di Kabupaten Bantul. Kejadian itu menimpa TM, 37 tahun, warga Kapanewon Sanden yang berprofesi sebagai nelayan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan bahwa TM meninggal dunia pada Selasa (10/10) kemarin setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Elisabeth Ganjuran.
TM dirawat setelah pada Sabtu (7/10), sekitar pukul 17.00 WIB mengonsumsi miras jenis red label dan AL bersama beberapa nelayan lain di Pantai Samas, Bantul.
Pada Selasa (10/10), korban mulai mengeluh tidak bisa melihat dan sakit pada perut sehingga harus dibawa ke RS Elisabeth oleh keluarganya pada pukul 11.00 WIB.
“Pada hari Selasa tanggal 10 Oktober 2023 sekitar pukul 19.15 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Jeffry, pada Rabu (11/10).
Saat ini, jenazah korban sudah dibawa pulang ke rumah duka dan telah dimakamkan hari ini.
Pada hari yang sama saat korban meninggal dunia, dua nelayan lain yang ikut mengonsumsi miras oplosan bersama korban, TJ dan M, juga mengeluh hal hal yang sama. Keduanya mengeluh merasa pusing dan sakit mual sehingga harus dibawa ke RS PKU Muhamadiyah Bantul.
Keduanya saat ini harus melakukan rawat jalan.
"Dari keterangan, yang rawat jalan tersebut bahwa benar minum miras bersama dengan korban," kata Jeffry.
Sebagai informasi, TM menjadi korban keenam yang tewas akibat miras oplosan di Bantul sepanjang Oktober ini. Pekan kemarin, lima orang di Bantul juga tewas akibat keracunan miras oplosan.
