Kumparan Logo
Konten Media Partner

Pilkada Yogya Menghangat, Para Tokoh Mulai Berebut Hati Masyarakat Lewat Baliho

Pandangan Jogjaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Baliho Krisma Eka Putra di tepi Jl. Kolonel Sugiyono, Kota Yogyakarta, Selasa (6/8). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja
zoom-in-whitePerbesar
Baliho Krisma Eka Putra di tepi Jl. Kolonel Sugiyono, Kota Yogyakarta, Selasa (6/8). Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Pemilihan Wali Kota Kota Yogyakarta mulai menghangat. Meski pendaftaran pasangan calon baru akan dibuka KPU pada 27-29 Agustus nanti, namun sudah banyak tokoh masyarakat yang memasang sejumlah balihonya di pinggir jalanan Yogya. Padahal mereka belum tentu dicalonkan sebagai pasangan calon.

Satu-satunya yang sudah mendapat mandat pencalonan sebagai wali kota dari partai adalah Afnan Hadikusumo. Tapi, tokoh-tokoh lain seperti Singgih Raharjo, Wawan Harmawan, Heroe Poerwadi, Widya Supena, dan Krisma Eka Putra, juga sudah ikut pasang baliho.

Baliho Afnan Hadikusumo di Yogya. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Semuanya punya gaya tersendiri untuk memikat hati masyarakat lewat baliho.

Salah satu baliho yang cukup beda adalah milik Krisma Eka Putra, yang kini masih menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Yogyakarta dari fraksi Gerindra. Isi balihonya bukan minta doa restu atau dukungan, dia justru menulis ‘Katanya Kalau Mau Maju Pilkada Harus Pasang Baliho Gini Ya…?’ di balihonya.

Baliho itu hanya dipasang di Jl Kolonel Sugiono, Mergangsan, persis di sisi barat Rumah Sakit Pratama.

Baliho Singgih Raharjo di Yogya. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Dihubungi langsung oleh Pandangan Jogja, Krisma bilang jika ide baliho itu dia dapat dari perbincangan sehari-hari masyarakat.

“Kita mengaktualisasikan yang dibicarakan orang-orang di sekeliling kita ya. Banyak yang bilang kalau mau maju pilkada ya pasang baliho. Ya udah tak tulis aja di balihonya sekalian,” kata Krisma, Rabu (6/8).

Krisma memang mengakui bahwa dirinya siap jika Partai Gerindra mengusungnya di Pilkada Yogyakarta 2024. Tapi jika pun Gerindra memilih calon lain, ia mengaku akan tetap legowo.

“Saya rasa para senior dan pimpinan partai akan mengambil keputusan yang terbaik berdasarkan data-data yang ada,” ujarnya.

Baliho Wawan Harmawan di Yogya. Foto: Arif UT/Pandangan Jogja

Yang paling penting menurut dia adalah Pilkada Kota Yogya berjalan dengan baik dan damai sehingga menghasilkan pemimpin yang terbaik juga untuk Yogya.

“Kita harapkan Pilkada yang 2024 ini berjalan dengan baik. Kita harus menghindari isu SARA, fitnah, hoaks, dan hal-hal yang sifatnya black campaign. Banyak orang pintar di Jogja saya rasa. Kampanye kampanye yang model seperti itu juga sudah tidak lagi akan di-notice orang-orang. Jogja ini orangnya cerdas-cerdas, orang pintar semua,” paparnya.

instagram embed