Sultan HB X: TPA Piyungan Dibuka Terbatas, Tampung 200 Ton Sampah per Hari

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan bahwa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Piyungan akan dibuka lagi secara terbatas setelah ditutup sejak Minggu (23/7) kemarin.
Hal itu disampaikan oleh Sultan kepada awak media di Kompleks Kepatihan Yogyakarta pada Rabu (26/7) siang.
Menurut Sultan, pembukaan terbatas TPA Regional Piyungan akan dilakukan mulai Jumat (28/7) besok. Adapun kapasitas sampah yang bisa ditampung oleh TPA Regional Piyungan hanya sebesar 200 ton per hari.
“Nanti baru tanggal 28 (Juli) nanti kan sudah dibuka. Yang Piyungan bisa menampung, Piyungan juga dibuka tapi Piyungan hanya bisa menampung 200 (ton sampah per hari),” kata Sri Sultan HB X, Rabu (26/7).
Sultan juga menekankan supaya pemerintah kabupaten dan kota segera menyelesaikan permasalahan sampah ini. Pasalnya, pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah adalah kabupaten dan kota.
“Kabupaten sudah dari dulu kita minta untuk mengurangi beban yang ada di Piyungan. Tapi ya paling enak terus diangkut bawa ke Piyungan,” ujarnya.
Menurut Sultan, selama ini tidak ada kesadaran dari pemerintah kabupaten maupun kota untuk belajar dari permasalahan sampah yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Enggak pernah tumbuh (kesadaran). Nah sekarang begitu kita hentikan (TPA Regional Piyungan), grubyakan,” kata Sultan HB X.
Asisten Setda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Saktiyana, membenarkan bahwa transisi Zona 1 TPA Regional Piyungan akan dibuka pada Jumat (28/7) mendatang. Saat ini, akses jalan menuju lokasi tersebut menurutnya sedang disiapkan.
“Saat ini akses jalan sedang disiapkan,” kata Tri Saktiyana.
