2 Doa Penenang Hati dalam Islam
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa penenang hati bisa menjadi salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menenangkan pikiran di tengah kesibukan dan persoalan hidup.
Melalui doa, seseorang dapat mencurahkan kegelisahan, memohon pertolongan, serta menguatkan keyakinan saat menghadapi keadaan yang tidak mudah.
Tidak semua masalah dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Doa Penenang Hati, Amalan Menghadapi Kegelisahan
Doa penenang hati menjadi salah satu amalan yang dapat dibaca ketika menghadapi kegelisahan, kesedihan, atau berbagai persoalan dalam kehidupan.
Saat pikiran terasa penuh dan hati sulit merasa tenteram, berdoa dapat menjadi cara untuk memohon pertolongan serta perlindungan kepada Allah.
Ada beberapa bacaan doa yang dapat diamalkan sesuai dengan keadaan, mulai dari memohon kelapangan hati hingga meminta petunjuk dalam menghadapi kesulitan.
Berdasarkan informasi dari diy.baznas.go.id, dalam ajaran Islam, terdapat doa yang dicontohkan oleh para nabi dan diajarkan melalui Al-Qur'an maupun hadis.
Bacaan tersebut berisi permohonan agar urusan dimudahkan, kesedihan diringankan, serta hati diberikan keteguhan. Dengan mengetahui bacaan dan artinya, setiap doa dapat diamalkan dengan lebih baik sesuai kebutuhan.
1. Doa agar Hati Lapang (Doa Nabi Musa AS)
Doa Nabi Musa AS dapat dibaca ketika membutuhkan kelapangan hati dan kemudahan dalam menghadapi urusan. Bacaan ini juga memuat permohonan agar perkataan dapat disampaikan dengan jelas sehingga mudah dipahami oleh orang lain.
Bacaan:
Rabbi ishrah lī ṣadrī, wa yassir lī amrī, wahlul ‘uqdatan min lisānī, yafqahū qaulī.
Doa tersebut tercantum dalam Al-Qur'an surah Taha ayat 25–28. Bacaan ini dapat diamalkan ketika menghadapi urusan yang terasa berat atau saat membutuhkan kemudahan dalam menyampaikan sesuatu.
2. Doa Terhindar dari Rasa Gelisah dan Sedih
Ketika hati diliputi kegelisahan atau kesedihan, terdapat doa yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai keadaan yang dapat membebani kehidupan.
Bacaan:
Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-ḥazan...
Doa ini memohon perlindungan dari kebingungan, kesedihan, kelemahan, kemalasan, ketakutan, kekikiran, lilitan utang, serta tekanan orang lain. Bacaan tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.
Selain kedua doa tersebut, terdapat doa lain yang dapat diamalkan untuk memohon ketenangan dan petunjuk. Doa memohon jiwa yang tenang berisi harapan agar hati memperoleh ketenteraman dan diberikan keridaan terhadap ketetapan Allah.
Ada pula doa Nabi Yunus AS, yaitu Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn, yang dapat dibaca ketika menghadapi kesulitan dan memohon pertolongan Allah.
Doa untuk meminta keteguhan hati dan petunjuk juga dapat diamalkan saat membutuhkan arahan dalam menjalani kehidupan. (DANI)
Baca juga: Arti Lailatul Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadzilimin dalam Doa