Konten dari Pengguna

Apa Itu Gypsy? Simak Penjelasan dan Asal Usulnya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi apa itu gypsy. unsplash/Mathias Reding
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi apa itu gypsy. unsplash/Mathias Reding

Apa itu gypsy berkaitan dengan pembahasan mengenai kelompok yang memiliki sejarah panjang dan perjalanan ke berbagai wilayah dunia.

Perpindahan yang berlangsung selama berabad-abad turut membentuk kehidupan, budaya, bahasa, serta identitas kelompok tersebut.

Sejarahnya juga tidak terlepas dari berbagai pandangan mengenai asal-usul yang berkembang dari masa ke masa. Lantas, bagaimana sejarah dan asal-usul Gypsy yang sebenarnya?

Apa Itu Gypsy dalam Sejarah Masyarakat Romani?

ilustrasi apa itu gypsy. unsplash/Jakob Braun

Apa itu gypsy dapat dipahami melalui sejarah panjang masyarakat Romani yang bermula dari India sebelum mengalami perjalanan ke Asia, Asia Kecil, dan Eropa.

Berdasarkan artikel yang diunggah iemed.org, sejarah masyarakat tersebut secara kronologis dibagi menjadi empat tahap berdasarkan kajian linguistik Dr. Ian Hancock, yaitu teljaripé, nakhipé, aresipé, dan buxjaripé.

Sejumlah penelitian ilmiah dan kajian sejarah menunjukkan bahwa masyarakat Gypsy berasal dari India. Kesimpulan tersebut didasarkan pada kesamaan bahasa dan budaya dengan masyarakat India.

Namun, setelah menjalani kehidupan di berbagai wilayah, masyarakat proto-Gypsy mengalami perubahan dalam aspek bahasa, budaya, dan genetik. Saat ini, masyarakat Gypsy menjadi bagian dari negara-negara tempat tinggalnya.

Tahap pertama adalah teljaripé atau “awal”. Tahap ini menggambarkan proses sejarah yang membentuk bahasa proto-Romani dan menjadi titik awal terbentuknya masyarakat.

Tahap kedua disebut nakhipé atau “perjalanan”. Periode ini menggambarkan pengalaman masyarakat proto-Gypsy di Asia dan Asia Kecil sebelum melanjutkan perjalanan menuju Eropa.

Tahap ketiga adalah aresipé, yang berarti “kedatangan”. Istilah ini merujuk pada masuknya masyarakat Gypsy ke Eropa. Setelah tiba di Eropa, masyarakat Gypsy kemudian berkembang di berbagai wilayah.

Tahap terakhir disebut buxjaripé atau “penyebaran”. Tahap ini menggambarkan meluasnya masyarakat Gypsy serta terbentuknya permukiman di berbagai wilayah Eropa.

Selama berabad-abad, asal-usul masyarakat Gypsy dikelilingi berbagai cerita dan anggapan yang tidak tepat. Salah satunya adalah anggapan bahwa Gypsy berasal dari Mesir. Pandangan tersebut turut memunculkan sebutan seperti gitanos dan gitans di sejumlah wilayah Eropa.

Pada abad ke-18, dunia akademik mulai menemukan kembali bukti mengenai asal-usul masyarakat Gypsy dari India. Hubungan tersebut kemudian semakin banyak dikaji pada abad ke-20 melalui penelitian mengenai bahasa dan budaya.

Apa itu gypsy berkaitan dengan masyarakat Romani atau Gipsi yang memiliki sejarah panjang dari India hingga berbagai wilayah Asia, Asia Kecil, dan Eropa.

Penelitian linguistik dan kajian sejarah menjadi dasar penting dalam memahami perjalanan serta perkembangan masyarakat Gypsy dari masa ke masa. (Rahma)

Baca juga: Asal Usul Putri Sedaro Putih, Cerita Rakyat dari Bengkulu