Konten dari Pengguna

Apakah Abu Vulkanik Bisa Menggores Kaca Mobil? Simak Faktanya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Abu Vulkanik Bisa Menggores Kaca Mobil,Foto:Unsplash/LUM3N
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Abu Vulkanik Bisa Menggores Kaca Mobil,Foto:Unsplash/LUM3N

Apakah abu vulkanik bisa menggores kaca mobil? Hal ini mungkin terdengar sepele, apalagi abu yang menempel di kendaraan sekilas hanya terlihat seperti lapisan debu tipis.

Setelah hujan abu, banyak orang mungkin langsung mengambil kain atau mengandalkan wiper untuk membersihkannya.

Apakah Abu Vulkanik Bisa Menggores Kaca Mobil Sehingga Harus Segera Dibersihkan?

Ilustrasi Apakah Abu Vulkanik Bisa Menggores Kaca Mobil,Foto:Unsplash/Ciocan Ciprian

Apakah abu vulkanik bisa menggores kaca mobil? Jawabannya iya, abu vulkanik dapat menggores kaca mobil yang dikutip dari Jurnal Identifikasi Dampak Sebaran Debu Vulkanik Terhadap Penerbangan Di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai (Studi Kasus: Erupsi Gunung Agung Periode Oktober Sampai Desember 2017) oleh Oktiana Winarni,dkk (2023).

Meski terlihat seperti debu biasa, abu vulkanik mempunyai karakteristik yang berbeda. Partikelnya dapat memiliki bentuk tidak beraturan, permukaan yang tajam, serta mengandung material seperti kaca vulkanik yang membuatnya bersifat abrasif.

Abu vulkanik terbentuk ketika material dari dalam gunung berapi terlempar keluar saat terjadi erupsi. Material tersebut kemudian mengalami proses pemecahan menjadi butiran yang sangat kecil.

Karena ukurannya halus, abu dapat menyebar cukup jauh dan menempel pada berbagai permukaan, termasuk kaca mobil.

Partikel abu vulkanik tidak selalu memiliki bentuk yang halus dan membulat, sebagian partikelnya memiliki sisi yang kasar atau tajam.

Ketika partikel tersebut berada di antara permukaan kaca dan kain, kemudian digosok, bagian tajamnya dapat bergesekan dengan kaca. Gesekan inilah yang berpotensi menyebabkan munculnya goresan halus.

Kandungan material dalam abu vulkanik juga menjadi salah satu penyebabnya, abu dapat mengandung pecahan batuan, mineral, dan kaca vulkanik.

Kaca vulkanik terbentuk dari material magma yang mengalami pendinginan dengan cepat sehingga menghasilkan struktur seperti kaca.

Keberadaan material tersebut membuat abu vulkanik tidak bisa dianggap sama dengan debu rumah yang biasanya lebih mudah dibersihkan.

Risiko goresan bisa semakin besar ketika kaca mobil langsung dilap dalam kondisi masih penuh abu. Kain yang digunakan mungkin terlihat lembut, tetapi jika ada butiran abu yang terjepit di antara kain dan kaca, partikel tersebut dapat bertindak seperti butiran pengikis kecil.

Kaca mobil yang terkena abu vulkanik sebaiknya tidak langsung digosok sebaiknya membersihkan partikel dengan cara yang tidak menimbulkan gesekan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan pada permukaan kaca.

Apakah abu vulkanik bisa menggores kaca mobil? Jawabannya iya, Bukan karena abu tersebut terlihat kasar dari luar, melainkan karena bentuk partikelnya yang tidak beraturan dan kandungan material seperti kaca vulkanik membuatnya dapat bersifat abrasif. (shr)

Baca juga: Bagaimana Gerhana Terjadi? Temukan Penjelasannya di Sini