Benarkah Ampas Kopi Bisa Mengusir Serangga? Ini Faktanya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Benarkah ampas kopi bisa mengusir serangga? pertanyaan ini cukup sering muncul karena ampas kopi yang biasanya langsung dibuang ternyata dipercaya memiliki berbagai manfaat di sekitar rumah.
Salah satunya adalah digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengurangi keberadaan serangga maupun hewan pengganggu di lingkungan. Cara ini juga dianggap praktis karena memanfaatkan sisa kopi yang sudah tidak terpakai.
Namun, penggunaan ampas kopi sebagai pengusir serangga tidak bisa disamakan untuk semua jenis serangga karena efektivitasnya bergantung pada jenis organisme, bentuk ampas yang digunakan, serta kondisi lingkungan.
Benarkah Ampas Kopi Bisa Mengusir Serangga Secara Alami?
Benarkah ampas kopi bisa mengusir serangga? dikutip dari laman campaignmanagement.copcap.com, klaim mengenai kemampuan ampas kopi dalam mengusir serangga memang memiliki dasar penelitian, tetapi tidak berarti ampas kopi merupakan pengusir serangga yang ampuh untuk semua jenis hama.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ampas kopi dan senyawa yang masih terkandung di dalamnya dapat memberikan efek tertentu terhadap beberapa organisme.
Salah satu bukti yang cukup menarik ditemukan pada nyamuk Aedes aegypti. Penelitian menunjukkan bahwa ampas kopi bekas seduhan dapat memengaruhi kelangsungan hidup larva nyamuk.
Paparan ampas kopi juga dapat mengganggu perkembangan larva dan menurunkan tingkat kelangsungan hidupnya dalam kondisi laboratorium.
Penelitian lain yang dilakukan terhadap Aedes aegypti juga menemukan bahwa ampas kopi bekas seduhan memiliki aktivitas larvasida.
Dalam penelitian tersebut, ampas kopi basah maupun kering diuji terhadap larva nyamuk. Hasilnya menunjukkan adanya kematian larva pada konsentrasi tertentu, sehingga ampas kopi berpotensi digunakan sebagai salah satu bahan alternatif untuk pengendalian nyamuk.
Kandungan kafein menjadi salah satu komponen yang diduga berperan dalam efek tersebut. Kafein merupakan senyawa alami yang dapat bersifat toksik bagi sejumlah serangga. Selain kafein, ampas kopi juga mengandung berbagai senyawa fenolik dan flavonoid yang dapat memberikan aktivitas biologis terhadap organisme tertentu.
Meski demikian, hasil penelitian tersebut tidak berarti menaburkan ampas kopi di halaman rumah secara otomatis akan membuat semua serangga pergi.
Penelitian mengenai ampas kopi terhadap hama kebun menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Misalnya, terdapat penelitian yang menemukan bahwa ampas kopi dapat mengurangi aktivitas makan siput dan bekicot pada tanaman tertentu. Efek tersebut juga dapat berubah seiring lamanya ampas kopi mengalami proses pelapukan.
Bahkan, laman pubs.extension.wsu.edu menyebutkan bahwa belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk menyimpulkan bahwa ampas kopi dapat mengusir atau membunuh seluruh hama kebun. Artinya, klaim bahwa ampas kopi merupakan pestisida alami serbaguna perlu disikapi dengan hati-hati.
Ampas kopi memang memiliki potensi dalam membantu mengendalikan organisme tertentu, terutama berdasarkan penelitian laboratorium terhadap larva nyamuk dan beberapa hama tanaman.
Namun, efektivitasnya sebagai pengusir serangga di lingkungan rumah belum dapat dianggap sebagai metode utama. Ampas kopi lebih tepat dipandang sebagai bahan yang memiliki potensi tertentu, bukan sebagai pengganti langsung produk pengendali serangga yang telah teruji.(ARif)
Baca juga: Kenapa Daun Talas Sulit Basah? Simak Proses Alaminya