Bolehkah Menggunakan Charger dengan Watt yang Berbeda? Cek Jawabannya di Sini
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bolehkah menggunakan charger dengan watt yang berbeda? Pertanyaan ini mungkin pernah muncul ketika charger bawaan hilang atau rusak. Apalagi saat menemukan charger lain di rumah dengan angka watt yang lebih besar atau lebih kecil.
Sekilas perbedaan angka tersebut memang bisa membuat ragu karena ada kekhawatiran perangkat justru mengalami masalah saat diisi daya.
Bolehkah Menggunakan Charger dengan Watt yang Berbeda untuk Elektronik?
Bolehkah menggunakan charger dengan watt yang berbeda? Dikutip dari situs imiapower.com jawabannya boleh dan pada umumnya aman, selama charger tersebut memang kompatibel dengan perangkat yang digunakan.
Banyak orang masih khawatir ketika melihat angka watt pada kepala charger berbeda atau lebih besar daripada kebutuhan ponsel, smartwatch, atau perangkat elektronik lainnya.
Padahal, angka tersebut tidak berarti charger akan terus-menerus mengalirkan daya sebesar itu ke perangkat.
Watt menunjukkan kemampuan maksimal charger dalam menyediakan daya. Jadi, charger 65W bukan berarti setiap perangkat yang terhubung otomatis menerima daya sebesar 65W.
Perangkat yang digunakan justru memiliki peran penting dalam menentukan berapa banyak daya yang akan diambil. Charger dengan daya lebih tinggi tidak serta-merta membuat perangkat menjadi rusak.
Misalnya, sebuah smartwatch membutuhkan daya sekitar 15W untuk melakukan pengisian. Ketika smartwatch tersebut disambungkan ke charger berkapasitas 20W, 30W, atau bahkan 65W, perangkat tidak akan langsung mengambil seluruh daya yang tersedia.
Sistem pengisian akan menyesuaikan kebutuhan sehingga daya yang masuk tetap berada pada batas yang dapat diterima perangkat.
Hal ini juga berlaku pada ponsel, jika ponsel hanya mendukung pengisian tertentu, menggunakan adaptor dengan kemampuan daya yang lebih tinggi biasanya tidak membuat ponsel menerima seluruh kapasitas charger tersebut.
Daya yang digunakan akan menyesuaikan kemampuan perangkat dan teknologi pengisian yang didukung. Bukan berarti angka watt adalah satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Jenis konektor, standar pengisian, kualitas kabel, serta kompatibilitas charger juga penting. Menggunakan charger berkualitas buruk atau kabel yang tidak sesuai justru dapat menimbulkan masalah saat pengisian.
Itulah jawaban bolehkah menggunakan charger dengan watt yang berbeda, tidak perlu terlalu khawatir hanya karena angka watt pada charger terlihat berbeda dari yang biasa digunakan.
Selama charger dan kabelnya kompatibel serta berasal dari sumber yang terpercaya, perangkat pada dasarnya hanya akan mengambil daya sesuai kebutuhannya. (shr)
Baca juga: Kenapa Kaca Jendela Berembun? Ini Penyebabnya