Cajun Seasoning adalah Apa? Ini Pengertiannya yang Perlu Diketahui
Membagikan informasi dari berbagai topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam masakan, perpaduan rempah dapat menentukan karakter rasa yang muncul pada hidangan, termasuk saat cajun seasoning adalah apa mulai dipertanyakan.
Bumbu ini dikenal dengan cita rasa gurih yang berpadu dengan sensasi pedas dan aroma rempah.
Penggunaannya pun tidak terbatas pada satu jenis makanan karena dapat disesuaikan dengan berbagai olahan.
Cajun Seasoning adalah Bumbu Masak
Dikutip dari allrecipes.com, cajun seasoning adalah campuran rempah yang digunakan untuk memberi rasa gurih, pedas, dan sedikit hangat pada makanan.
Racikannya tidak memiliki satu komposisi yang mutlak karena tiap produk atau resep rumahan dapat menggunakan takaran berbeda.
Bahan yang umum dipakai antara lain paprika, lada hitam, lada putih, cabai cayenne, bawang putih bubuk, bawang bombai bubuk, thyme, serta biji seledri.
Karakter bumbu ini dapat berubah sesuai perbandingan setiap bahan. Paprika memberikan warna dan rasa rempah yang cenderung ringan, sementara lada serta cabai memberikan sensasi hangat hingga pedas.
Bawang putih dan bawang bombai membantu memperkuat rasa gurih, sedangkan thyme dan biji seledri memberikan aroma yang lebih khas.
Garam juga dapat masuk dalam campuran Cajun seasoning siap pakai. Karena itu, penggunaan bumbu perlu disesuaikan dengan resep agar makanan tidak terasa terlalu asin.
Produk tanpa garam juga tersedia sehingga takaran garam bisa diatur secara terpisah ketika memasak.
Cajun seasoning dapat digunakan untuk berbagai olahan berbahan daging dan makanan laut. Bumbu ini bisa dibalurkan pada ayam, daging sapi, ikan, atau udang sebelum dipanggang maupun dimasak.
Campurannya juga dapat dimasukkan ke adonan ayam goreng, burger, meatball, fish cake, serta olahan kentang.
Pada hidangan berkuah, Cajun seasoning dapat memperkaya rasa tanpa harus menambahkan banyak jenis rempah secara terpisah.
Jambalaya, gumbo, serta olahan kacang dan nasi termasuk hidangan yang dapat menggunakan karakter bumbu tersebut. Saus untuk pasta atau nasi juga dapat diberi Cajun seasoning apabila ingin memperoleh rasa yang lebih pedas dan berbumbu.
Tingkat pedasnya tidak selalu sama karena bergantung pada jumlah cabai dalam racikan.
Campuran dengan cayenne lebih dominan akan terasa lebih menyengat, sedangkan takaran paprika yang lebih tinggi dapat menghasilkan rasa yang relatif ringan.
Penyesuaian ini membuat bumbu Cajun cukup mudah diadaptasi untuk selera dan jenis masakan yang berbeda.
Cajun seasoning juga tidak sepenuhnya sama dengan Creole seasoning. Keduanya berkaitan dengan tradisi kuliner Louisiana, tetapi memiliki karakter racikan dan latar perkembangan masakan yang berbeda.
Creole seasoning cenderung digunakan dalam masakan dengan pengaruh budaya yang lebih beragam, sedangkan Cajun berkaitan dengan gaya masak rumahan masyarakat Cajun di Louisiana.
Bumbu masak ini juga dapat dibuat sendiri menggunakan rempah yang tersedia di dapur. Campuran tersebut kemudian disimpan dalam wadah tertutup rapat agar kualitas dan aromanya tetap terjaga selama penyimpanan.
Pada akhirnya, cajun seasoning adalah apa dapat dipahami sebagai racikan rempah untuk memberi rasa gurih, pedas, dan aromatik pada makanan. Karakternya dapat disesuaikan melalui komposisi rempah sehingga penggunaannya cukup fleksibel dalam berbagai resep. (Shofia)
Baca Juga: Menu Signature Artinya dalam Kuliner, Begini Penjelasannya