Konten dari Pengguna

Ciri Khas Tahu Campur yang Wajib Diketahui Sebelum Menikmatinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ciri Khas Tahu Campur, Foto:Unsplash/Kristian Tandjung
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ciri Khas Tahu Campur, Foto:Unsplash/Kristian Tandjung

Ciri khas tahu campur tidak hanya membuat hidangan khas Jawa Timur ini mudah dikenali, tetapi juga menghadirkan daya tarik yang membuat banyak orang penasaran untuk mencicipinya.

Di balik tampilannya yang sederhana, kuliner tradisional ini menyimpan identitas yang terbentuk dari perpaduan berbagai unsur yang saling melengkapi.

Tak heran jika tahu campur mampu bertahan di tengah derasnya perkembangan kuliner modern dan tetap memiliki tempat istimewa di hati para pencinta makanan nusantara.

Ciri Khas Tahu Campur Menjadikannya Kuliner Khas Jawa Timur yang Mudah Dikenali

Ilustrasi Ciri Khas Tahu Campur, Foto:Unsplash/Anggit Rizkianto

Ciri khas tahu campur dapat dikenali dari perpaduan bahan dan cita rasanya yang menjadikan hidangan ini sebagai salah satu kuliner khas Kabupaten Lamongan.

Menurut informasi dari disbudporapar.lamongankab.go.id, mengungkapkan bahwa meski beragam makanan baru terus bermunculan, tahu campur tetap mempertahankan popularitasnya dan menjadi sajian yang banyak diminati.

Kuliner tradisional ini juga menjadi salah satu hidangan yang identik dengan Lamongan karena telah lama hadir sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah.

Tahu campur Lamongan mudah ditemukan di berbagai warung kaki lima, terutama di sekitar kawasan pasar.

Keberadaannya yang tersebar di banyak lokasi membuat hidangan ini mudah dinikmati oleh masyarakat maupun wisatawan. Selain itu, tahu campur tersedia pada siang hingga malam hari sehingga menjadi pilihan kuliner yang praktis untuk disantap kapan saja.

Salah satu ciri khas tahu campur terletak pada isiannya yang beragam. Dalam satu porsi terdapat sop daging sapi yang kenyal, tahu goreng, perkedel singkong, taoge, selada air, mi kuning, dan kerupuk udang.

Tidak sedikit penjual yang juga menambahkan kerupuk kanji sebagai pelengkap sehingga sajian ini memiliki tekstur yang semakin beragam.

Keistimewaan tahu campur juga terlihat dari perpaduan bumbunya. Seluruh bahan dicampurkan dengan petis, bawang goreng, dan sambal, kemudian disiram kuah kaldu sapi yang kaya rasa.

Kombinasi tersebut menghasilkan cita rasa gurih dan segar yang menjadi daya tarik utama tahu campur Lamongan. Perpaduan bumbu petis dengan kaldu sapi inilah yang membuat hidangan ini memiliki karakter rasa yang khas dan mudah dikenali.

Selain terkenal karena cita rasanya, tahu campur Lamongan juga memiliki harga yang ramah di kantong. Satu porsi tahu campur umumnya dijual dengan kisaran Rp12 ribu hingga Rp15 ribu.

Dengan harga tersebut, hidangan khas ini dapat dinikmati tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar.

Keberadaan tahu campur juga menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas kuliner Lamongan.

Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mengembangkan branding kuliner tradisional dengan mengajukan hak paten berbagai makanan khas ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Setelah soto Lamongan dan sego boranan memperoleh hak paten, diharapkan tahu campur Lamongan serta wingko Babat juga dapat segera menyusul.

Berbagai keunikan tersebut menjadikan tahu campur tetap dikenal sebagai salah satu kuliner khas Lamongan yang memiliki identitas kuat.

Perpaduan isian yang lengkap, bumbu petis yang khas, kuah kaldu sapi yang gurih, serta harga yang terjangkau menjadi ciri khas tahu campur yang membuat hidangan ini tetap digemari hingga sekarang. (DANI)

Baca juga: Asal Usul Pempek yang Jarang Diketahui