Konten dari Pengguna

Lembaga Swadaya Masyarakat: Definisi, Tujuan, dan Fungsinya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lembaga Swadaya Masyarakat. Unsplash.com/Shelby Murphy Figueroa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lembaga Swadaya Masyarakat. Unsplash.com/Shelby Murphy Figueroa

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) adalah salah satu bentuk partisipasi aktif dari warga negara dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. Keberadaan LSM menggambarkan bahwa masyarakat berperan sebagai objek pembangunan, sekaligus sebagai subjek yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.

Dikutip dari dispmd.bulelengkab.go.id, Lembaga Swadaya Masyarakat bisa diartikan sebagai organisasi atau lembaga yang dibentuk oleh anggota masyarakat Warga Negara Republik Indonesia yang secara sukarela atas kehendak dan minat sendiri.

Lembaga Swadaya Masyarakat yang Dibutuhkan

Ilustrasi Lembaga Swadaya Masyarakat. Unsplash.com/Andrius Budrikas

Lembaga Swadaya Masyarakat adalah lembaga yang bergerak di bidang kegiatan tertentu yang ditetapkan oleh organisasi. Hal ini sebagai wujud pengabdian dan partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan, baik secara jasmani maupun rohani.

LSM dikenal sebagai organisasi nirlaba, yang artinya tidak bertujuan untuk memperoleh keuntungan finansial. Pembentukan lembaga ini dilandasi asas sukarela dan pengabdian sosial, tanpa harapan untuk mendapatkan laba besar.

Selain itu, LSM di Indonesia juga berdiri di atas asas Pancasila. Sehingga nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial senantiasa diterapkan dalam setiap kegiatannya.

Istilah Lembaga Swadaya Masyarakat pertama kali dikenal secara resmi dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Awalnya, LSM bergerak di bidang lingkungan hidup. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, ruang lingkup kegiatan LSM saat ini semakin luas.

Saat ini, LSM juga mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, sosial, hukum, hak asasi manusia, keagamaan, dan kemanusiaan.

Di dunia internasional, LSM dikenal dengan sebutan Non-Government Organization (NGO). Laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1998 mencatat adanya sekitar 29.000 NGO internasional yang sebagian besar telah tumbuh dan berkembang pesat dalam 30 tahun terakhir.

1. Tujuan Lembaga Swadaya Masyarakat

Tujuan LSM adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial yang berkelanjutan. LSM hadir untuk membantu kelompok masyarakat yang kurang terjangkau oleh program pemerintah.

LSM juga mendorong kemandirian dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sosial.

2. Fungsi Lembaga Swadaya Masyarakat

LSM memiliki beberapa fungsi yang penting dalam masyarakat, diantaranya sebagai berikut:

  • Sebagai wadah partisipasi masyarakat luas dalam pembangunan.

  • Menjadi mitra pemerintah dalam pelaksanaan program sosial dan kemasyarakatan.

  • Menjadi pengawas sosial terhadap kebijakan publik.

  • Pemberdaya masyarakat agar dapat mandiri dan berdaya saing.

  • Menjadi penyalur aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwenang.

Dengan iklim yang kondusif, dukungan pembinaan, bimbingan, dan pengayoman, Lembaga Swadaya Masyarakat kedepannya diharapkan mampu terus berkembang. Khususnya secara swadaya dan sukarela demi kepentingan masyarakat dan negara bersama-sama. (Win)

Baca juga: Variable Cost adalah Apa? Ini Pengertian dan Contohnya