Mengapa Penghapus Bisa Menghilangkan Pensil? Ini Sifat dan Cara Kerjanya
Membagikan informasi dari berbagai topik.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketika terjadi kesalahan saat menggambar atau membuat sketsa, semua orang pasti langsung mencari penghapus karet untuk menghilangkan coretan pensil. Namun pernahkah orang berpikir kritis, mengapa penghapus bisa menghilangkan pensil?
Penghapus karet adalah salah satu alat tulis yang digunakan menghilangkan coretan pensil pada kertas. Penghapus umumnya terbuat dari karet lembut yang berfungsi menghapus coretan pensil tanpa merusak kertas.
Mengapa Penghapus Bisa Menghilangkan Pensil Tanpa Merusak Kertas?
Mengapa penghapus bisa menghilangkan pensil? Karena penghapus karet bersifat elastis dan memiliki daya lekat di permukaannya. Cara kerjanya dengan mengangkat partikel grafit dari permukaan kertas.
Dikutip dari www.mcgill.ca, isi pensil pada umumnya mengandung grafit yang telah dicampur dengan tanah liat. Pada saat pensil digoreskan di atas kertas, tekanan dari ujung pensil membuat partikel grafit menempel pada serat-serat kertas.
Coretan pensil itu sebenarnya adalah bagian dari lapisan partikel grafit yang menempel pada permukaan kertas dan sebagian lainnya masuk di antara serat kertas.
Sedangkan pada penghapus, biasanya terbuat dari bahan elastomer seperti karet sintetis atau bahan berbasis polimer. Bahan tersebut memiliki beberapa sifat penting yang memengaruhi partikel grafit.
Bahan penghapus umumnya lentur dan elastis agar dapat mengikuti tekstur permukaan kertas. Bahan penghapus juga sedikit lengket sehingga mampu menarik partikel grafit.
Penghapus karet mudah mengalami abrasi, dimana sebagian kecil penghapus ikut terkikis saat digosok dengan kertas. Pada penggunaan normal, penghapus karet dapat mengangkat grafit tanpa mengikis kertas secara berlebihan.
Saat penghapus digosokkan pada coretan pensil, gesekan penghapus yang menyentuh grafit membuat partikel grafit menempel pada penghapus. Kemudian penghapus akan terkikis dan grafit ikut terangkat.
Mekanisme yang terjadi adalah adanya daya lekat (adhesi). Partikel grafit mudah menempel pada permukaan penghapus dibandingkan tetap berada di permukaan kertas. Saat penghapus bergerak, partikel grafit akan ikut terbawa.
Selain itu, mekanisme lainnya yang terjadi adalah abrasi ringan. Gesekan menyebabkan sebagian kecil permukaan penghapus dan material yang menempel terlepas.
Inilah yang menyebabkan penghapus lama-kelamaan menjadi kecil dan menghasilkan serpihan atau gulungan kotoran.
Sebenarnya, kertas juga sedikit mengalami abrasi. Namun, penghapus yang berkualitas memiliki kekerasan dan sifat gesek yang membuat grafit diangkat lebih mudah daripada serat kertas.
Apabila digosok terlalu keras atau terlalu lama, serat kertas dapat rusak. Akibatnya, kertas akan menjadi berbulu, menipis, bahkan hingga berlubang.
Sederhananya, mengapa penghapus bisa menghilangkan pensil? Sebenarnya penghapus karet tidak benar-benar menghancurkan tinta atau grafit. Penghapus hanya memanfaatkan gesekan dan daya lekat untuk memindahkan grafit dari serat kertas ke permukaannya. (Aya)
Baca juga: Kenapa Kertas Struk Mudah Pudar? Ternyata Ini Tujuannya