Konten dari Pengguna

Tawaf Wada Artinya Apa? Ini Pengertian dan Tata Cara Pelaksanaannya

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tawaf Wada Artinya. Foto: Unsplash/Ibrahim Uz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tawaf Wada Artinya. Foto: Unsplash/Ibrahim Uz

Tawaf Wada artinya tawaf perpisahan yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Baitullah sebelum jemaah haji meninggalkan Makkah.

Dalam rangkaian ibadah haji, tawaf menjadi salah satu amalan yang memiliki makna mendalam karena jemaah mengelilingi Ka'bah sambil memanjatkan doa. Tawaf Wada juga hadir sebagai penutup perjalanan ibadah sebelum kembali ke daerah atau negara asal.

Tawaf Wada Artinya Tawaf Perpisahan dari Jemaah Haji atau Umrah

Ilustrasi Tawaf Wada Artinya. Foto: Unsplash/ekrem osmanoglu

Tawaf Wada artinya apa? Mengutip dari Buku Panduan Pintar Manasik Haji dan Umrah, H. Ahmad Zacky, S.Ag. (2025), inilah pengertian dan tata cara pelaksanaannya.

Secara bahasa, tawaf berarti mengelilingi, sedangkan wada berarti perpisahan. Oleh karena itu, Tawaf Wada dikenal sebagai tawaf perpisahan. Pelaksanaannya dilakukan setelah seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan sebelum meninggalkan Kota Makkah.

Menurut mayoritas ulama, Tawaf Wada hukumnya wajib bagi jemaah haji yang hendak meninggalkan Makkah, dengan keringanan bagi perempuan yang sedang haid atau nifas.

Tata cara Tawaf Wada pada dasarnya tidak jauh berbeda dari tawaf lainnya. Jemaah terlebih dahulu memastikan kondisi dalam keadaan suci, menutup aurat, lalu menuju Hajar Aswad sebagai titik awal.

Tawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran dengan posisi Ka'bah berada di sebelah kiri dan arah pergerakan berlawanan dengan jarum jam. Apabila memungkinkan, Hajar Aswad dapat disentuh atau dicium, sedangkan jika tidak memungkinkan cukup memberikan isyarat.

Selama mengelilingi Ka'bah, jemaah dapat membaca doa, zikir, atau ayat Al-Qur'an sesuai kemampuan. Setelah menyelesaikan tujuh putaran, rangkaian tawaf ditutup dengan doa.

Tidak ada bacaan tertentu yang harus digunakan untuk setiap putaran, sehingga jemaah dapat berdoa sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.

Hal penting lainnya adalah Tawaf Wada menjadi kunjungan terakhir ke Baitullah sebelum meninggalkan Makkah.

Oleh sebab itu, pelaksanaannya bukan sekadar menyelesaikan putaran di sekitar Ka'bah, tetapi juga menjadi momen untuk memanjatkan doa dan memohon agar perjalanan ibadah yang telah dilalui diterima oleh Allah SWT.

Demikianlah penjelasan mengenai Tawaf Wada artinya sebagai tawaf perpisahan beserta tata cara pelaksanaannya yang bisa menjadi bekal untuk memahami salah satu bagian penting dalam rangkaian ibadah haji. (Dista)

Baca Juga: Labbaik Allahumma Labbaik adalah Bacaan Apa? Ini Arti, Makna, dan Penjelasannya