Konten dari Pengguna

Tiga Contoh Penerapan Sila ke-3 Pancasila di Lingkungan Masyarakat

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sebutkan tiga contoh penerapan sila ke-3 pancasila di lingkungan masyarakat, foto:Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sebutkan tiga contoh penerapan sila ke-3 pancasila di lingkungan masyarakat, foto:Mufid Majnun

Pasca kemerdekaan bangsa Indonesia, tugas anak bangsa selanjutnya adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan. Untuk itu, anak bangsa melalui pendidikan Pancasila diajak berlatih soal: Sebutkan tiga contoh penerapan sila ke-3 Pancasila di lingkungan masyarakat!

Pancasila adalah pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan ideologi Pancasila, seluruh rakyat Indonesia bisa bersatu padu dan hidup berdampingan dengan damai meskipun memiliki beragam perbedaan.

Dalam sila ketiga Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia”, tertuang dengan gamblang dasar dari kewajiban untuk selalu menjunjung tinggi persatuan antarwarga negara Indonesia yang majemuk ini.

Tiga Contoh Penerapan Sila ke-3 Pancasila di Lingkungan Masyarakat yang Diterapkan Sehari-hari

Ilustrasi sebutkan tiga contoh penerapan sila ke-3 pancasila di lingkungan masyarakat. Unsplash.com/Mufid Majnun

Sebutkan tiga contoh penerapan sila ke-3 Pancasila di lingkungan masyarakat! Sebelum membahas jawaban dari pertanyaan ini, anak bangsa perlu paham soal pembangunan negeri ini hanya bisa berjalan lancar apabila seluruh rakyat Indonesia bisa bersatu.

Tanpa adanya rasa persatuan, maka kehidupan di negara ini tidak akan ada ketentraman dan kedamaian. Apabila tiada rasa tentram dan damai, maka rakyat Indonesia tidak bisa ikut dalam proses pembangunan menuju negara yang maju.

Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila telah dikaji secara mendalam oleh para pendiri negara. Tujuannya agar pancasila menjadi pondasi untuk membuat negara Indonesia yang kuat dari dalam (ideologi), terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Dalam Ketetapan MPR No.II/MPR/1978, ditegaskan isi butir-butir pengamalan Pancasila yang menjadi nilai luhur tersebut. Kemudian melalui Ketetapan MPR No. I/MPR/2003, perubahan disesuaikan dan dibuat usai reformasi. Jumlah butir yang tadinya 36 butir menjadi 45 butir.

Mengutip halaman bpip.go.id, berikut ini isi dari butir penerapan sila ketiga Pancasila yang sesuai dengan kondisi masyarakat Indonesia saat ini dan masih terus relevan dengan perkembangan zaman:

  • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan

  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan

  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa

  • Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia

  • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial

  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas Bhinneka Tunggal Ika

  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Isi dan penjelasan penerapan sila ketiga dalam Pancasila tersebut sangat pas dengan karakter bangsa Indonesia yang terdiri dari beribu pulau, ratusan suku bangsa, dan bahasa.

Dari penjelasan tersebut, 3 perilaku yang bisa dilakukan untuk menerapkan sila ketiga di lingkungan masyarakat yaitu ikut serta dalam kegiatan gotong royong, menjaga kerukunan antarwarga, dan menggunakan produk lokal (UMKM atau buatan dalam negeri).

Tiga contoh penerapan sila ke-3 pancasila di lingkungan masyarakat dapat disarikan dari pengamalan nilai tersebut. Fungsinya penerapan ini agar ketika bangsa ini harus menghadapi serbuan pengaruh globalisasi dari luar, bangsa ini senantiasa teguh pendirian dengan nilai luhur Pancasila. (Win)

Baca juga: Rumusan Sila Pertama Pancasila Menurut Piagam Jakarta