Konten dari Pengguna

Profil Titiek Puspa, Penyanyi yang Sempat Menyerah dengan Kanker yang Diidapnya

Profil Artis

Profil Artis

Panduan untuk kenal lebih dekat dengan artis idolamu

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Titiek Puspa dan Rossa. Foto: Instagram /@itsrossa910
zoom-in-whitePerbesar
Titiek Puspa dan Rossa. Foto: Instagram /@itsrossa910

Penyanyi senior Titiek Puspa pernah divonis mengidap kanker stadium 1,5 pada usia 73 tahun. Kemudian menjalanin pengobatan ke Singapura,

Setelah dua setengah bulan menjalani kemoterapi di Singapura, kanker yang diidapnya justru bertambah parah, menjadi hampir stadium tiga.

Dalam video yang diunggah di YouTube channel Deddy Corbuzier, Titiek Puspa menceritakan dirinya pernah pasrah saat berjuang dengan penyakit kankernya itu.

Cover acara Podcat Deddy Corbuzier. Foto: Instagram /@titiekpuspa_offcial

Setelah melakukan pengobatan, alih-alih sembuh, kondisinya justru bertambah parah, menjadi hampir stadiun 3. Ia pun sempat pasrah jika dipanggil Tuhan dan ditempatkan di surga atau neraka.

"Terus begini aku, 'Kalau begini, rasanya Tuhan sudah tidak kepengin saya. Kalau begitu, ambil saja saya, ambil saja. Saya mau ditaruh di mana saja, silakan, aku punyanya cuma segini.' Taruh di mana saja tahu, enggak? Surga atau neraka. 'Tapi, kalau Tuhan masih menginginkan saya tinggal di dunia, ada tugas, tolong kasih saya isyarat.' Tapi, sambil nangis, teriak-teriak," tuturnya.

Kemudian, Titiek memutuskan untuk kembali ke Jakarta dan menjalani meditasi.

Setelah menjalani meditasi yang dilakukannya lima jam sehari selama tiga belas hari, ia dinyatakan bersih dari kanker oleh dokter yang merawatnya saat di Singapura.

Titiek Puspa dalam acara Anugrah KPI 2018. (Foto: dok. Munady Widjaja)

Titiek Puspa lahir dengan nama Sudarwati. Namun diganti menjadi Kadarwati dan terakhir diubah lagi menjadi Sumarti.

Titiek adalah nama panggilannya sehari-hari. Sementara Puspa diambil dari nama ayahnya, yang berarti bunga.

Putri dari pasangan Tugeno Puspowidjojo dan Siti Mariam ini lahir pada 1 November 1937 di Tanjung, Kalimantan Selatan.

Titiek Puspa. Foto: Instagram /@titiekpuspa_offcial

Titiek Puspa dikenal sebagai seorang seniman profesional yang telah menggeluti seni peran, seni musik, bintang iklan, koreografer, dan teater.

Kariernya di dunia hiburan dimulai ketika ia tertarik dengan nyanyian Jawa, meski ia tak berada di lingkungan dan kultur yang mendukung. Ia sempat mengikuti festival musik tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Ia menjadi Juara Bintang Radio Jenis Hiburan tingkat Jawa Tengah pada 1954. Dari situlah awal perjalanan kariernya dimulai.

Titiek Puspa (Foto: Munady Widjaja)

Kemenangannya di Bintang Radio RRI Semarang sebagai juara kedua membawanya bertemu dengan Sjaiful Bachri, pimpinan Orkes Simphony Jakarta dan menjadi penyanyi tetap.

Titiek juga mendapatkan banyak arahan dari Iskandar (pencipta lagu) dan Zainal Ardi (suaminya yang merupakan seorang penyiar Radio Republik Indonesia Jakarta).

Karier Titiek sebagai seorang penyanyi mulai menanjak, meski belum banyak menciptakan sendiri lagu dalam albumnya.

Iskandar, Mus Mualim, dan Wedasmara menjadi pencipta lagu-lagu yang dinyanyikan Titiek.

Di tahun 1963, Titiek merilis album berjudul Si Hitam dan Pita yang berisi 12 lagu itu berisi ciptaannya sendiri dan populer saat itu.

Titiek Puspa bersama Desy Ratnasari di acara Golden Memories. Foto: Instagram /@moreno_yusren

Kiprahnya di dunia tarik suara terus bersinar dengan merilis berbagai album dan lagu.

Hingga pada tahun 1994, Titiek mendapatkan penghargaan BASF Award ke-10 untuk kategori Pengabdian Panjang di Dunia Musik.

Tidak hanya bernyanyi, Titiek juga berakting dan berhasil membintangi lebih dari sepuluh judul film sejak tahun 1966, antara lain Minah Gadis Dusun (1966), Bawang Putih (1974), Inem Pelayan Sexy (1976), dan lainnya.

Titiek juga hadir di teater yang disiarkan di stasiun televisi swasta dan menjadi bintang iklan untuk sejumlah produk di layar kaca.

Titiek Puspa di film Inem Pelayan Sexy. Foto: Instagram /@wahyuagung__serba_tempo_dullu

Saat usianya memasuki 70 tahun, Titiek menggelar konser bertajuk Karya Abadi Sang Legenda: 70 Tahun Titiek Puspa.

Konser ini ditunjukan sebagai bentuk rasa terima kasih Titiek kepada semua yang terlibat dan pernah bekerja sama dengannya.

Tak lupa juga dirinya mempersembahkan rasa terima kasihnya ini kepada para penonton dan penggemarnya.

Selama Titiek berkarya di dunia hiburan tanah air, dirinya sudah mendapatkan berbagai penghargaan antara lain Indonesian Choice Awards 2018: Lifetime Achievement (2018) dan Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia 2018: Pengabdian Seumur Hidup (2018).