Siapa Ketua BPUPKI? Ini Biografi dan Sejarahnya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketua BPUPKI merupakan salah satu tokoh yang menonjol dalam perjalanan sejarah Indonesia dan kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan yang memiliki pengaruh yang sangat besar. Lantas, siapa ketua BPUPKI?
Jika membahas kemerdekaan, peran ketua BPUPKI tidak hanya menjadi pemimpin formal dalam badan ini. Namun, juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pergerakan perjalanan perjuangan rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Siapa Ketua BPUPKI?
Pada tanggal 1 April 1945, diumumkan bahwa terdapat upacara peresmiannya pengangkatan anggota BPUPKI pada tanggal 28 Mei 1945 di Gedung Cuo Sangi In, Jalan Pejambon, Jakarta. Diketahui, ketua BPUPKI adalah Dr. Radjiman Wedyodiningrat.
Sedangkan, untuk ketua muda BPUPKI adalah Icibangase (Orang Jepang) dan R.P. Suroso dan sekretarisnya yang bernama AG. Pringgodigdo.
Mengapa Radjiman Wedyodiningrat Dipilih sebagai Ketua BPUPKI
Terpilihnya Dr. Radjiman Wedyodiningrat sebagai ketua BPUPKI dikarenakan oleh pemikiran dan penguasaannya di bidang filsafat. Selain itu, Radjiman Wedyodiningrat memang dikenal sebagai dokter yang memiliki berbagai prestasi yang luar biasa.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang ahli filsafat dan kebudayaan di kalangan orang yang cerdik dan pandai. Dr. Radjiman juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan yang berperan aktif dalam menyukseskan kemerdekaan Indonesia.
Aspek itulah yang membuat namanya dipercaya sebagai ketua BPUPKI. Bahkan, sejak masa aktifnya sebagai dokter kraton pada tahun 1906-1934, Rajiman telah dikenal sebagai ahli kebudayaan dan filsafat.
Sebelas tahun setelah pensiun menjadi kedokteran. Ia semakin mendalami pengetahuannya tentang filsafat dan kebudayaan. Di usinya yang ke-66 tahun, Radjiman tetap memiliki pikiran yang jernih saat menjadi ketua BPUPKI.
Baca Juga: Biografi Soepomo dan Perannya dalam Perumusan Pancasila
Biografi Radjiman Wedyodiningrat
Mengutip dari laman umsu.ac.id, berikut adalah biografi lengkap Radjiman Wedyodiningrat, seorang ketua BPUPKI.
Dr. Radjiman Wedyodiningrat merupakan pejuang kelahiran pada 21 April 1879 di Desa Melati, Yogyakarta, Hindia Belanda. Ia adalah seorang dokter, politikus, dan salah satu tokoh pendiri Budi Utomo di Republik Indonesia.
Ia merupakan putra dari pasangan Sutodrono dan Kusumawardhani. Ayahnya merupakan seorang wedana di Yogyakarta, dan ibunya merupakan putri dari K.P.A.A. Mangkunagara IV, raja Surakarta.
Radjiman Wedyodiningrat menempuh pendidikannya di Sekolah Dasar Belanda (ELS) di Yogyakarta, lalu melanjutkan pendidikannya kembali di Sekolah Kedokteran Hindia Belanda (STOVIA) di Jakarta.
Pada tahun 1903, ia telah lulus dari STOVIA dan ingin melanjutkan pendidikannya di Universitas Amsterdam, Belanda, dan pada tahun 1899, ia meraih gelar Indisch Art atau Dokter Bumiputera.
Wedyodiningrat aktif dalam pergerakan nasional setelah kembali ke Indonesia. Ia menjadi salah satu pendiri Budi Utomo pada tahun 1908. Budi Utomo merupakan salah satu organisasi modern pertama di Indonesia yang memiliki anggota para priyayi.
Dr. Radjiman terpilih untuk memimpin Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) saat menjadi anggota organisasi Budi Utomo pada tahun 1945.
Sejarah BPUPKI
Pada 1 Maret 1945, pimpinan pemerintah pendudukan Jepang di Jawa yaitu Letnan Jendral Kumakici Harada, mengumumkan pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Cosakai).
Tujuan pembentukan BPUPKI adalah untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk pemerintahan Indonesia yang merdeka. Organisasi ini memiliki tugas menyiapkan struktur pemerintahan yang akan diimplementasikan saat Indonesia merdeka dari Jepang.
Sebenarnya, pembentukan BPUPKI oleh Jepang merupakan upaya dalam Perang Dunia II untuk mendapatkan dukungan dari Indonesia. Indonesia dijanjikan kemerdekaan oleh Jepang dengan harapan bahwa Indonesia akan membantu mereka melawan Sekutu.
BPUPKI mengadakan dua kali sidang penting dalam proses persiapan kemerdekaan tersebut. Sidang pertama dilaksanakan pada 29 Mei-1 Juni 1945. Kemudian, sidang kedua dilaksanakan pada 10 Juli-17 Juli 1945.
Pada 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan pada karena tugas-tugasnya telah selesai dilaksanakan. Selama BPUPKI terbentuk, secara resmi BPUPKI telah melakukan sidang sebanyak dua kali.
Baca Juga: Biografi Asrul Sani, Pencetus Gelanggang Seniman Merdeka
Susunan Organisasi BPUPKI
BPUPKI memiliki susunan oraganisasi sebanyak 60 anggota muda dari Indonesia dan dari Jepang 7 anggota. Para anggota muda Indonesia memiliki hak tugas untuk menentukan arah kemerdekaan, sedangkan tugas Jepang hanya untuk mengawasi.
Berikut susunan organisasi BPUPKI secara lengkap dalam persiapan kemerdekaan Indonesia:
Ir. Soekarno
Mr. Dr. R. Kusuma Atmaja
M. Aris
Mr. Muh Yamin
R. Abdulrahim Pratalykram a.
Ki Hajar Dewantara
Munandar
Drs. Moh. Hatta
Wiranatakusuma
R.M. Margono Joyohadikusumo
K.H. Masykur
K.H. Abdul Halim
Prof. Dr. P. A. H. Jayadiningrat
R. Sudirman
B. PH. Bintoro
Ki Bagus Hadikusumo
B. PH. Puruboyo
A. K. Muzakir
Ny. Mr. Maria Ulfah Santoso
R. M. T. A. Suryo
Oei Tiang Tioei
Mr. Susanto
R. Ruslan Wongsokusumo
Dr. R. Buntaran Martoatmo Jo
Ny. R.S.S. Sunarjo Mangunpespito
Mr. J. Latuharhary
Liem Kun Hian
R. Sukarjo Wiryopranoto
Mr. R. Hindromartono
A. M. Dasaad
Haji Ah. Sanusi
Oei Tjong Hauw
Mr. Tan Eng Hoa
M. Sutarjo Kartohadikusumo
H. Agus Salim
Ir. R. M. P Surahman Corkroadisuryo
K.R.M,T.H. Wuryaningrat
Prof. Dr. Asikin Wijayakusuma
R.A.A. Sumitro Kolopaking Purbonegoro
Mr. Achmad Subarjo
Parada Har ahap
Mr. R. M. Sartono
Abikusno Cokrosuyoso
Drs. K.R.M.A. Sosrodiningrat
K.H.M. Mansur
Prof.Ir. R. Rooseno
Mr. R. Singgih
Prof. Mr. Dr. Supomo
K.HA. Wahid Hasyim
Mr. Suwandi
PE Dahler
Mr. K.R.M.T. Wongsonagoro
Dr. Sukiman
A. Baswedan
R. Oto Iskandar Dinata
Dr. Samsi
Abdul Kadir
Mr. R. Samsudin
Mr. AA. Maramis
Mr. R. Sastromulyono
Demikian biografi ketua BPUPKI dan sejarahnya secara lengkap tentang perjuangannya dalam meraih kemerdekaan Indonesia. (APR)
Baca Juga: Biografi Achmad Soebardjo, Perjuangan dan Perannya dalam Kemerdekaan Indonesia
