Kumparan Logo
kumparanNEWS
verified-green
6 Okt 2026 17:26 WIB
Usai Berseteru di Laut, China-Filipina Kini Tegang di Udara Scarborough Shoal
Militer China mengklaim telah mengusir pesawat C-208 milik Filipina dari wilayah udara di atas Scarborough Shoal, yang oleh China disebut Huangyan Dao, di Laut China Selatan. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (3/10).
Dalam rekaman yang dirilis militer China pada Senin (5/10), pesawat Filipina terlihat terbang di dekat pesawat militer China di tengah kondisi langit berawan.
Komando Teater Selatan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) terdengar meminta pesawat Filipina meninggalkan wilayah tersebut.
“Pesawat C-208 Filipina, Anda telah memasuki wilayah udara teritorial Huangyan Dao milik China. Segera tinggalkan wilayah tersebut. Jika tidak, kami akan mengambil tindakan balasan dan Anda akan menanggung semua konsekuensinya,” demikian peringatan militer China.
China mengatakan pesawat tersebut memasuki wilayah udara yang diklaimnya sebagai bagian dari teritorial China tanpa izin.
Namun, Filipina menyebut C-208 sedang melakukan patroli rutin di sekitar Scarborough Shoal, yang dikenal Filipina sebagai Bajo de Masinloc.
Filipina juga menuding jet tempur China J-16 beberapa kali terbang mendekati pesawat C-208 hingga menimbulkan risiko terhadap keselamatan penerbangan.
Baik China maupun Filipina sama-sama mengklaim Scarborough Shoal. Pada 2016, pengadilan arbitrase internasional di Den Haag mengeluarkan putusan terkait sengketa maritim kedua negara, tetapi tidak memutuskan soal kedaulatan atas Scarborough Shoal. China menolak proses arbitrase tersebut dan tidak mengakui putusannya.

0 Komentar

Belum ada komentar