Sekitar 139 karangan bunga berjejer di sekitar Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/11). Karangan bunga tersebut berisi dukungan kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh.
Pantauan kumparan di lokasi, karangan bunga terlihat membentang dari bagian depan Mabes Polri hingga pintu masuk pejalan kaki di sisi belakang. Sebagian besar karangan bunga tidak mencantumkan nama pengirim.
Sejumlah pesan tertulis dalam karangan bunga tersebut, di antaranya "Jangan Ada Penyalahgunaan Kekuasaan, Usut Semua Dugaan" dan "Kami Mendukung Polri Mengungkap Kebenaran dalam Perkara LSP".
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto menegaskan penindakan terhadap eks Kapolri Listyo Sigit dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo, tokoh politik, media, hingga pengusaha merupakan murni penegakan hukum.
Ia membantah langkah tersebut berkaitan dengan persaingan atau kepentingan tertentu di internal Polri.
"Kami meyakinkan bahwa ini semua murni dalam bentuk penegakan hukum dan tidak ada kaitannya dengan persaingan atau apa pun," kata Suyudi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11).
Suyudi berharap seluruh jajaran Polri tetap menjaga soliditas dan fokus menjalankan tugas dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.