Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan dua unit bus di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (3/9).
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan insiden tersebut melibatkan bus koridor 9 dan 9A arah Pluit sekitar pukul 08.18 WIB.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan dua unit bus operator Mayasari, yaitu MYS 17021 (Koridor 9) dan MYS 18190 (Rute 9A) di kawasan Pancoran arah Pluit pada hari ini, Kamis, 3 September 2026 pukul 08.18 WIB,” kata Ayu dalam keterangan yang diterima kumparan, Kamis (3/9).
Ayu menyebut seluruh pelanggan yang berada di dalam bus telah dievakuasi dengan aman ke Halte Tegal Parang.
“Fokus utama kami adalah keselamatan dan keamanan pelanggan dan petugas. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” ujar Ayu.
“Para pelanggan telah dievakuasi dengan aman ke Halte Tegal Parang,” lanjutnya.
Saat ini, kata Ayu, pihaknya juga tengah melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap operator bus, yakni Mayasari Bakti.
"Transjakarta berkomitmen penuh untuk mengutamakan keamanan serta keselamatan pelanggan, dan sedang dilakukan investigasi secara komprehensif terhadap operator terkait (Mayasari Bakti),” ujarnya.
Sebelumnya, unggahan yang memperlihatkan insiden bus Transjakarta tersebut beredar di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terlihat bagian kaca depan salah satu bus mengalami keretakan cukup besar.
Selain itu juga terdapat dugaan pengemudi bus mengantuk sehingga tidak fokus saat berkendara.
kumparan telah menghubungi operator bus, Mayasari Bakti, untuk meminta keterangan terkait insiden tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan yang diterima.