Video yang memperlihatkan deretan motor terparkir di lahan penuh sampah di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, viral di media sosial Threads. Motor itu menjadi sorotan setelah muncul narasi yang mengaitkannya dengan pengadaan motor untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pantauan kumparan di lokasi pada Senin (19/10) pukul 14.00 WIB, puluhan motor itu kini terparkir di lahan kosong lain di Jalan Inspeksi BKT, sekitar 100 meter dari lokasi sebelumnya.
Motor-motor tersebut ternyata bukan motor listrik, melainkan Kawasaki KLX berbahan bakar bensin. Kendaraan berwarna hijau tua itu terparkir berjejer dan terlihat masih baru. Sebagian bodinya juga masih tertutup plastik.
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, motor-motor itu dipindahkan pada Minggu malam (18/10), setelah videonya viral. Menurut dia, kendaraan tersebut juga masih bisa dinyalakan.
Warga itu menyebut motor-motor tersebut telah berpindah lokasi hingga tiga kali. Namun, ia mengaku tidak mengetahui siapa yang meminta kendaraan itu ditempatkan di sana maupun alasan pemindahannya.
Kejagung dan BGN Bantah Motor Milik Mereka
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, memastikan motor-motor dalam video viral tersebut bukan barang bukti terkait pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami pastikan itu bukan BB terkait BGN dan semua motor pengadaan BGN ada di dalam gudang. Dari ciri-ciri sangat berbeda dengan yang beredar di medsos,” kata Anang ketika dikonfirmasi.
“Yang tersebar di media, kami pastikan bukan pengadaan yang berasal dari BGN,” sambungnya.
Sementara Juru Bicara BGN Tysa Novenny juga membantah bahwa motor-motor tersebut merupakan milik BGN. Ia mengatakan pihaknya telah membandingkan kendaraan dalam video dengan motor trail listrik milik BGN.
“Itu bukan motor milik BGN, kami sudah lakukan pengecekan dan membandingkan dari video yang teman-teman kirim itu dengan motor trail listrik pengadaan tahun 2025 yang jadi sorotan publik tersebut. Hasilnya berbeda,” terang Tysa.
Tysa menegaskan, narasi yang mengaitkan motor dalam video tersebut dengan pengadaan motor listrik untuk program MBG tidak benar.