Konten dari Pengguna

Alasan Guru Penggerak Diarahkan untuk Menggunakan Pendekatan Berbasis Aset

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan.                                                 Sumber: unsplash.com/HusniatiSalman.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalman.

Alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan adalah karena pendekatan berbasis aset akan mendorong Guru Penggerak bergerak berdasarkan kekuatan yang dimiliki.

Pendekatan berbasis aset membuat para guru dapat segera membuat rencana kegiatan dengan modal yang sudah jelas. Kejelasan aset tersebut membuat rencana para tersebut realistis dan tidak membuang-buang waktu menunggu yang belum ada.

Alasan yang Tepat Kenapa Guru Penggerak Diarahkan untuk Menggunakan Pendekatan Berbasis Aset daripada Pendekatan Berbasis Kekurangan adalah Karena Kekuatan Sendiri

Ilustrasi alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan. Sumber: unsplash.com/OchimaxStudio.

"Alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan adalah karena ...." merupakan salah satu soal Pre-Test Modul 3 dalam Program Pendidikan Guru Penggerak.

Soal tersebut merupakan pilihan ganda. Sedangkan jawaban yang tepat adalah pendekatan berbasis aset akan mendorong Guru Penggerak bergerak berdasarkan kekuatan yang dimiliki.

Untuk lebih memahami tentang pendekatan berbasis aset tersebut, berikut adalah pengertian dan ciri-cirinya, yang dikutip dari Paket Modul 3.2: Pemimpin dalam Dalam Pengelolaan Sumber Daya, Siti Suharsih dan Yuni Widiastuti (2020:10).

1. Pengertian Pendekatan Berbasis Aset

Pendekatan berbasis aset (asset-based thinking) adalah sebuah konsep yang dikembangkan oleh Dr. Kathryn Cramer. Pendekatan ini merupakan cara-cara praktis yang digunakan untuk menemukan dan mengenali hal-hal positif dalam kehidupan.

Pendekatan berbasis aset menggunakan kekuatan sebagai tumpuan berpikir sehingga manusia memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif.

2. Ciri-ciri Pendekatan Berbasis Aset

Berikut adalah ciri-ciri positif dari pendekatan berbasis aset:

  1. Fokus pada aset dan kekuatan yang dimiliki.

  2. Membayangkan masa depan.

  3. Berpikir tentang kesuksesan yang telah diraih dan kekuatan untuk mencapai kesuksesan tersebut.

  4. Mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya (aset dan kekuatan).

  5. Merancang sebuah rencana berdasarkan visi dan kekuatan.

  6. Melaksanakan rencana aksi yang telah diprogramkan.

Alasan yang tepat kenapa guru penggerak diarahkan untuk menggunakan pendekatan berbasis aset daripada pendekatan berbasis kekurangan adalah karena menghasilkan kemandirian dan kreativitas. Pendidikan akan lebih cepat maju tanpa adanya ketergantungan. (lus)

Baca juga: Apa yang Menjadi Dampak Positif dari Pendekatan Berbasis Coaching