Konten dari Pengguna

Cara Menanam Terong di Musim Hujan Agar Tidak Gagal Panen

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menanam terong di musim hujan. Sumber foto: Pexels/Zen Chung
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menanam terong di musim hujan. Sumber foto: Pexels/Zen Chung

Terong merupakan salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia. Menanam terong bisa dilakukan di lahan pertanian maupun polybag. Namun, penting tahu cara menanam terong di musim hujan agar tetap tumbuh subur. Caranya mulai dari pemilihan benih, memastikan drainase yang baik hingga mendapat sinar matahari yang cukup.

Daftar isi

Cara Menanam Terong di Musim Hujan

Dikutip dari buku Budi Daya Terong, Mashudi (hal.24), waktu tanam terong yang baik adalah di awal musik kemarau (Maret-April) dan bisa juga di musik hujan (Oktober-November).

Ilustrasi cara menanam terong di musim hujan. Sumber foto: Pexels/Agung Sutrisno

Berikut ini cara menanam terong di musim hujan agar tidak layu dan gagal panen.

  • Pilih bibit: seperti penanaman sayuran pada umumnya, pilih benih terong dengan kualitas terbaik. Hindari memilih benih yang terlalu murah, karena hasilnya tidak terlalu maksimal.

  • Penyemaian: untuk menyemai terong harus dilakukan dengan cara tepat. Diawali dengan perendaman menggunakan pupuk organik agar pertumbuhannya baik.

  • Penanaman: dalam penanaman terong di musim hujan, jarak tanam terong harus diperhatikan yakni sekitar 60 cm per bibit. Jarak penanaman akan berpengaruh terhadap kekuatan terong, apabila terlalu rapat akan tidak kuat dengan curah hujan tinggi.

  • Pemupukan: pemberian pupuk untuk terong adalah hal yang wajib dilakukan agar tanaman kuat terhadap hama. Selain itu, ketahanan tanaman terhadap cuaca juga lebih baik.

  • Pastikan drainase baik: di musim hujan, terong bisa tumbuh subur dengan syarat sistem drainasenya baik. Ini mencegah terjadinya genangan air berlebihan yang bisa memicu terjadinya pembusukan. Tambahkan juga pasir atau kompos untuk meningkatkan porositas tanah.

  • Tempatkan di area yang terkena sinar matahari: saat musim hujan, cuaca pastinya mendung. Kendati demikian, tetap tempatkan tanaman di area yang mendapatkan sinar matahari cukup. Tanaman terong membutuhkan sinar matahari sekitar 6-8 jam.

Jenis Tanah yang Cocok untuk Menanam Terong di Musim Hujan

Dalam penanaman terong, lebih ideal menggunakan jenis tanah lempung berpasir yang subur dan drainase baik, dengan pH antara 5,5 dan 7,2.

Teknik Drainase yang Baik untuk Budidaya Terong

Di lahan tanam terong dengan bedengan, sebaiknya dibuat parit sebagai jarak antar bedengan. Untuk paritnya memiliki kedalaman 20 hingga 30 cm. Jadi, nantinya air hujan akan mengalir keluar serta tidak menggenangi akar.

Cara Merawat Terong Agar Tidak Layu dan Tumbuh Subur di Musim Hujan

Cara perawatan terong di musim hujan memang membutuhkan usaha lebih. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan.

  • Lakukan penyiraman rutin tapi pastikan tidak berlebih. Siram tanaman di pagi dan sore hari.

  • Lakukan pemangkasan apabila mendapatkan bagian tubuh tanaman sudah terkontaminasi hama dan penyakit. Potong dan bakar bagian tubuh yang terkena penyakit agar tidak terjangkit ke tanaman lain.

  • Tanaman terong mudah terkena hama dan penyakit, oleh karena itu penting mengecek rutin. Apabila ada hama, bisa gunakan pestisida.

Kesimpulan

  • Terong adalah tanaman yang bisa tumbuh subur di musim hujan asalkan tahu cara perawatan dan penanaman yang tepat.

  • Cara menanam terong di musim hujan sama dengan di musim panas. Namun, yang penting diperhatikan adalah drainase dan mendapatkan sinar matahari yang cukup.

  • Waktu terbaik untuk menanam terong di musim hujan adalah bulan Oktober-November. (RAN)

Baca juga: 5 Ciri Terong Siap Panen dan Tahapannya