Konten dari Pengguna

Cara Menanam Terong di Polybag Agar Berbuah Lebat bagi Pemula

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara Menanam Terong di Polybag Agar Berbuah Lebat. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nina Luong
zoom-in-whitePerbesar
Cara Menanam Terong di Polybag Agar Berbuah Lebat. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Nina Luong

Cara menanam terong di polybag agar berbuah lebat bisa menjadi pilihan tepat bagi pemula yang memiliki lahan terbatas. Gunakan media tanam yang subur dan gembur, seperti campuran tanah, kompos, dan sekam.

Bibit yang sehat ditanam saat sudah memiliki beberapa helai daun, lalu dirawat dengan rutin melalui penyiraman dan pemupukan. Dengan perawatan yang konsisten, terong akan tumbuh subur dan menghasilkan buah dalam jumlah banyak.

Daftar isi

Bagaimana Cara Menanam Terong di Polybag Agar Berbuah Lebat?

Cara Menanam Terong di Polybag Agar Berbuah Lebat. Foto adalah Ilustrasi

Dikutip dari buku Eco-Substrate Innovative, Sartika dkk (2024: 85), polybag sangat baik digunakan sebagai tempat media tanam skala kecil. Salah satunya untuk menanam terong sendiri di rumah. Berikut langkah-langkah agar terong berbuah lebat:

  • Pilih Benih yang Sehat dan Unggul: Gunakan benih yang bersih dan berasal dari varietas yang unggul.

  • Siapkan Media Tanam yang Subur dan Gembur: Campuran tanah, kompos, dan sekam akan membantu akar mendapatkan nutrisi, udara, dan air.

  • Siram Secukupnya: Lakukan penyiraman dua kali sehari agar tanaman tidak layu dan tetap segar.

  • Berikan Pupuk Secara Berkala: Pemupukan rutin penting untuk menunjang pertumbuhan batang, daun, hingga buah.

  • Bersihkan Gulma dan Awasi Hama: Dilakukan penyiangan dan pengendalian hama agar tanaman tidak stres dan sehat.

Jenis-jenis Terong yang Biasa Ditanam di Rumah

Ada banyak sekali jenis terong yang mudah di rawat. Bagi yang baru ingin mencoba berkebun sendiri di rumah, berikut beberapa jenis terong yang dapat dipilih oleh para pemula:

  • Terong Ungu: Berbentuk panjang dengan kulit ungu gelap mengkilap, cocok untuk ditumis atau dipanggang.

  • Terong Hijau: Berbentuk panjang dengan kulit hijau cerah dan tekstur renyah, cocok untuk hidangan berkuah.

  • Terong Bulat: Berbentuk bulat dengan warna hijau atau ungu, cocok dijadikan lalapan.

Manfaat Menanam Terong di Rumah

Menanam terong di rumah memberikan banyak sekali manfaat. Terlebih lagi terong dikenal sebagai buah yang baik bagi imunitas tubuh dan pencernaan. Berikut beberapa manfaat menanam terong di rumah.

  • Mengonsumsi Sayuran yang Terjamin: Terong hasil tanaman sendiri terjamin kesegaran dan keamanannya.

  • Hemat Biaya: Menanam sendiri di rumah berarti mengurangi pengeluaran belanja.

  • Ramah Lingkungan: Terong dapat menyerap karbondioksida dan mencegah erosi.

  • Aktivitas dan Hiburan: Menanam terong merupakan aktivitas berkebun yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas hidup.

Kapan Waktu Panen Terong yang Ideal?

Waktu panen terong yang ideal adalah sekitar 50-55 hari setelah tanam. Terong siap panen memiliki daging yang belum keras dan warna buah mengkilat.

Kesimpulan

  • Gunakan benih terong yang unggul dan sehat, serta media tanam yang subur dan gembur.

  • Penyiraman, pemupukan teratur, serta penyiangan dan pengendalian hama harus dilakukan secara konsisten.

  • Terong ungu, hijau, maupun bulat semuanya cocok ditanam di rumah, bahkan di pot atau polybag.

  • Terong sebaiknya dipanen saat ukuran buah sudah maksimal, kulit mengilap, dan tekstur yang belum keras.

Baca juga: Cara Menanam Tomat di Polybag agar Berbuah Lebat

(Msr)