Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Budaya? Simak Penjelasannya di Sini

R

Ruang Informasi

Membahas berbagai informasi dari beragam topik.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud dengan budaya, foto: unsplash/Vitaliy Lyubezhanin
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud dengan budaya, foto: unsplash/Vitaliy Lyubezhanin

Dalam kehidupan sehari-hari, istilah budaya sering digunakan untuk menggambarkan kebiasaan dan tradisi masyarakat. Namun, masih banyak yang bertanya apa yang dimaksud dengan budaya secara lebih mendalam.

Secara etimologis, kata budaya berasal dari bahasa Sanskerta “buddayah”, yang merupakan bentuk jamak dari “budhi” yang berarti akal atau budi. Budaya berkaitan erat dengan hasil pemikiran dan kreativitas manusia.

Apa yang Dimaksud dengan Budaya dalam Kehidupan Masyarakat

ILustrasi apa yang dimaksud dengan budaya, foto: unsplash/sydney Rae

Untuk memahami lebih jelas apa yang dimaksud dengan budaya, penting melihat peran budaya dalam kehidupan sosial. Budaya tidak hanya berupa benda fisik, tetapi juga nilai-nilai dan norma yang mengatur perilaku manusia.

Mengutip dari situs desakarangtengah.gunungkidulkab.go.id, budaya dapat diartikan sebagai hasil cipta, rasa, dan karsa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Budaya mencakup berbagai aspek seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum adat, serta kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat. Dengan kata lain, budaya menjadi bagian penting yang membentuk identitas suatu kelompok atau komunitas.

Menurut ahli antropologi Koentjaraningrat, budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan, serta hasil karya manusia yang diperoleh melalui proses belajar dan diwariskan dalam kehidupan masyarakat.

Pendapat ini sejalan dengan pandangan Selo Soemardjan dan Soelaeman Soenardi yang menyatakan bahwa budaya adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Budaya material meliputi hasil karya berupa benda seperti teknologi, alat, dan bangunan. Sementara itu, budaya non-material mencakup nilai, norma, bahasa, serta tradisi yang hidup dalam masyarakat.

Peran budaya sangat penting dalam menjaga identitas dan keberlangsungan suatu komunitas.

Oleh karena itu, upaya pelestarian budaya menjadi hal yang tidak dapat diabaikan. Salah satu contoh nyata adalah pembentukan tim pelestari budaya di tingkat desa, seperti yang dilakukan di Desa Karangtengah.

Tim pelestari budaya dibentuk untuk menjaga dan mengembangkan berbagai warisan budaya seperti seni, adat, dan tradisi lokal.

Selain itu, tim ini juga bertugas mendata berbagai potensi budaya, termasuk pelaku seni, situs bersejarah, dan kelompok kesenian. Pendataan ini penting sebagai langkah awal dalam pengembangan budaya secara berkelanjutan.

Kegiatan lain yang dilakukan meliputi pembinaan pelaku seni, penelusuran cerita rakyat, serta penggalian sejarah desa.

Upaya ini bertujuan agar budaya lokal tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Dukungan dari pemerintah daerah juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelestarian budaya.

Memahami apa yang dimaksud dengan budaya membantu menyadari pentingnya menjaga warisan budaya. Budaya bukan hanya bagian dari masa lalu, tetapi juga fondasi bagi kehidupan masyarakat di masa kini dan masa depan. (Echi)

Baca juga: Air Liur Anjing Termasuk Najis Apa? Ini Aturan Syariatnya