Siapa itu Mujaddid dalam Islam? Ini Definisi dan Istilahnya
Membahas berbagai informasi dari beragam topik.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah mujaddid adalah konsep yang penting dalam ajaran Islam. Konsep ini sering dibahas dalam kajian keislaman, khususnya terkait pembaruan agama (tajdid). Lalu pertanyaannya, siapa itu mujaddid dalam Islam?
Dikutip dari attajdid.sch.id, secara bahasa, kata mujaddid berasal dari bahasa Arab yang artinya “pembaharu” atau orang yang melakukan pembaruan.
Siapa itu Mujaddid yang Penting Diketahui Pemeluk Islam?
Siapa itu mujaddid? Berikut adalah penjelasan lengkapnya berdasarkan literatur Islam yang dirangkum dari www.unimaju.ac.id.
Dalam konteks Islam, mujaddid adalah sosok yang memperbaiki kondisi umat dan mengembalikan ajaran Islam kepada kemurnian, yang tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad saw.
Lebih luasnya lagi, mujaddid tidak membawa ajaran yang baru, melainkan menghidupkan kembali ajaran yang sudah ada akan tetapi mulai terlupakan atau bahkan diselewengkan.
Konsep mujaddid berlandaskan hadis Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Hadis tersebut menyebutkan bahwa Allah akan mengutus seorang pembaharu bagi umat Islam di setiap awal abad (100 tahun).
Hadis ini menjadi landasan munculnya istilah tajdid (pembaruan) dalam Islam. Para ulama memahami bahwa pembaruan ini bukan berarti mengubah ajaran agama, melainkan mengembalikannya kepada ajaran benar dan murni sesuai ketentuan Islam.
Seorang mujaddid memiliki peran penting dalam menjaga kemurnian Islam. Beberapa tugas utama mujaddid diantaranya yaitu:
Menghidupkan ajaran Islam yang mulai ditinggalkan
Meluruskan pemahaman umat dari penyimpangan ajaran Islam seperti bid’ah dan khurafat
Menyebarkan ilmu agama yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah
Memberikan solusi atas permasalahan umat yang terjadi sesuai dengan prinsip Islam
Mujaddid berasal dari kalangan ulama, cendekiawan muslim, atau pemimpin yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat.
Menurut pandangan para ulama, seorang mujaddid memiliki beberapa karakteristik, di antaranya:
Memiliki pemahaman ilmu agama yang mendalam
Berpegang teguh pada ajaran Al-Qur’an dan sunnah
Mampu memberikan pembaruan dalam metode dakwah dan pemikiran
Diakui oleh umat karena kontribusinya dalam memberikan pandangan sesuai ajaran Islam
Perlu diketahui bahwa tidak ada sistem resmi untuk menetapkan siapa yang menjadi mujaddid. Biasanya, pengakuan datang dari pandangan para ulama dan masyarakat.
Sepanjang sejarah Islam, beberapa tokoh yang dianggap sebagai mujaddid pada zamannya yaitu Umar bin Abdul Aziz, Imam Al-Ghazali, dan Imam Asy-Syafi’i. Tokoh-tokoh tersebut dikenal karena kontribusinya dalam memperbaiki pemahaman dan praktik keagamaan umat Islam.
Siapa itu mujaddid dalam Islam? Mujaddid adalah sosok pembaharu yang bertugas menghidupkan kembali ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan sunnah. Dengan memahami konsep mujaddid, umat Islam dapat menghargai pentingnya menjaga kemurnian ajaran agama dan terus melakukan perbaikan diri sesuai tuntunan Islam. (Aya)
Baca juga: Apa Itu Sum'ah? Ini Penjelasannya dalam Ajaran Islam