PAD Bantul dari Sektor Wisata Nyaris Tembus Rp 500 Juta Selama 5 Hari
·waktu baca 2 menit

Selama 5 hari ujicoba pembukaan objek wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendapatkan Pendapatan Asli Daerah nyaris menyentuh Rp 500 juta. Dari hari ke hari, jumlah pengunjung terus mengalami peningkatan.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi mengungkapkan jumlah wisatawan yang datang ke objek wisata yang dikelola Pemerintah Kabupaten menunjukkan tren peningkatan. Puncaknya pada hari Minggu (24/10/2021) kemarin.
Hari Minggu kemarin, pihaknya mencatat jumlah pengunjung mencapai 19.492 orang. Di mana kawasan Pantai Parangtritis dan turunannya masih menjadi favorit karena tingkat kunjungannya mencapai 15.900 orang. Sementara kawasan pantai wilayah barat ada 3400 orang, Goa Selarong ada 180 dan Goa Cerme ada 12 orang.
"Total pendapatan hari Minggu kemarin ini ada Rp. 189.279.000," ungkap lelaki yang akrab dipanggil Ipung ini, Senin (25/10/2021).
Ipung menambahkan, selama 5 hari ujicoba pembukaan 7 destinasi wisata di Bantul, PAD Kabupaten Bantul dari penjualan retribusi tiket masuk sudah cukup bagus. Sejak mulai dibuka tanggal 20 Oktober hingga 24 Oktober 2021 kemarin, total wisatawan ada 47.767 orang.
Dari 7 destinasi wisata yang telah dilakukan uji coba pembukaan Pemerintah Kabupaten Bantul mampu meraup Pendapatan sebesar Rp 464.032.250. Ia berharap jumlah tersebut akan terus mengalami peningkatan hingga akhir tahun 2021 nanti.
"Ya harapannya semakin membaik nanti situasinya,"ujar dia.
Kali ini ini pencatatan jumlah wisatawan yang masuk ke kabupaten Bantul lebih rapi dan terperinci karena wisatawan sudah mulai melakukan registrasi di aplikasi yang sudah disediakan oleh pemerintah serta menerapkan aplikasi PeduliLindungi dalam rangka pencegahan covid-19.
