Pedagang Burjo Bacok Pedagang Angkringan di Bantul
·waktu baca 2 menit

Aksi pembacokan dilakukan oleh seorang pedagang burjo terhadap rekannya penjual angkringan di kabupaten Bantul. Selama ini keduanya berjualan berdampingan dan sering ribut karena masalah perparkiran.
Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Archei Nevada menuturkan aksi pembacokan tersebut terjadi pada hari Selasa (20/9/2022) malam sekira pukul 22.20 Wib. Aksi penganiayaan tersebut terjadi di Jl. Bantul km 9,5 atau tepatnya di depan Kantor XL Dagen Pendowoharjo Sewon Bantul.
"Pelaku adalah Mm (35) warga luar DIY dan korban adalah Pm (50) warga Sewon Bantul," ujar dia, Rabu (21/9/2022).
Peristiwa tersebut bermula ketika ada seorang mahasiswa yang membeli makanan di angkringan korban. Setelah selesai membayar makanan pelapor/saksi hendak pulang kerumah namun selang beberapa menit kemudian dia mendengar adu mulut/cek-cok antara korban dan pelaku.
Tiba-tiba pelaku mengeluarkan sejata tajam berupa clurit dan langsung dibacokkan ke tubuh korban mengenai bagian pinggang dan tangan. Sabetan celurit tersebut mengakibatkan korban luka serta langsung di bawa ke RS PKU Muhammadiyah Bantul untuk pengobatan.
"Pelaku langsung melarikan diri. Sampai saat ini masih dalam pengejaran," ujar dia.
Mahasiswa tersebut kemudian melaporkan kejadian yang ia saksikan ke Polres Bantul untuk Penyidikan lebih lanjut. Mendapat laporan tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
Berdasarkan penuturan sejumlah saksi, kedua pedagang yang bertikai tersebut memang sering cekcok Abdul mulut karena permasalahan lahan parkir. Seringkali pedagang angkringan merasa terhalangi dengan kendaraan pengunjung dari warung burjo demikian juga sebaliknya pedagang burjo merasa terhalangi dengan parkir kendaraan dari pembeli angkringan.
"Nah semalam itu pedagang angkringan merasa terhalangi pandangannya dengan mobil pengunjung burjo. Terus cekcok," ujar dia.
